Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
PT KAI
Lahan Milik PT KAI Jadi Area Parkir di Pelabuhan Merak
Friday 22 Feb 2013 19:09:38

Pelabuhan Merak, Banten.(Foto: maps.google.com)
BANTEN, Berita HUKUM - Lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) seluas 1,2 hektare yang berada di dalam area Pelabuhan Merak, mulai tanggal 1 Maret 2013 mendatang akan segera dibangun untuk kepentingan perluasan lahar parkir kendaraan di dalam Pelabuhan Merak.

Hal tersebut terungkap dalam rapat tim relokasi Stasiun KA Merak, di Kantor PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Kamis (21/2).

Dalam pertemuan tersebut hadir sejumlah pejabat antara lain Asisten Daerah (Asda) II Pemprov Banten, Muhammad Husni Hasan, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Banten Opar Sohari, perwakilan dari Kementerian Perhubungan, Direktur Usaha Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Prasetyo B.Utomo, dan Penjaga Aset PT KAI Daop I Jakarta Asril.

Asda II Pemprov Banten Muhammad Husni Hasan mengatakan, Pemprov Banten berharap pada tahun 2014 nanti semua transportasi yang berada di Merak sudah terintegrasi, yakni antara Terminal Terpadu Merak (TTM), Stasiun KA Merak, dan Dermaga VI Pelabuhan Merak.

"Kami berharap semua pihak terkait untuk bersinergi dan mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan agar integrasi seluruh sarana transportasi massal di wilayah Merak bisa selesai pada 2014,” kata Husni.

Husni menjelaskan, sejak 1 Maret 2013 mendatang, lahan seluas 1,2 hektare tersebut akan segera ditata, termasuk bukit atau pemakaman Syekh Djamaluddin yang akan dipapas dan ditata untuk dijadikan wisata religi bagi masyarakat Banten.

"Area dalam pelabuhan akan segera ditata, termasuk makam Syekh Djamaluddin atau sering disebut Mbah Merak,” jelasnya.

Husni menjelaskan, berdasarkan hasil pertemuan di Sekretariat Wakil Presiden pekan lalu, pelaksanaan teknis relokasi Stasiun KA Merak dilaksanakan tahun ini.

Karena itu semua pihak terkait, untuk segera melakukan berbagai persiapan yang dibutuhkan untuk relokasi berdasarkan hasil perkembangan dan target pelaksanaan dalam pertemuan sebelumnya.

Husni mengatakan perluasan lahan parkir di Pelabuhan Merak, sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di Merak.

"Dengan adanya perluasan lahan parkir ini, diharapkan tidak terjadi lagi kemacetan hingga luar pelabuhan yang mengganggu arus lalu lintas masyarakat,” ujarnya, sebagaimana seperti yang dikutip dari suarapembaruan.com, Kamis (21/2).

Direktur Usaha Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Prasetyo B.Utomo mengatakan, untuk penataan Stasiun KA Merak, akan dilakukan secara bertahap, sehingga tidak mengganggu aktivitas di Stasiun KA Merak itu sendiri.

"Kita tata secara bertahap dengan melakukan pemugaran di sekitar Stasiun Merak, agar bisa digunakan sementara waktu untuk kantong parkir,” katanya.(spr/bhc/rby)


 
Berita Terkait PT KAI
 
• KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
 
• KAI Akan Laporkan dan Tuntut Pengemudi Mobil yang Tabrak KRL
 
• KAI Layani Tes PCR Selama Nataru, Tarifnya Rp195.000 di 17 Stasiun
 
• Mulai Besok Jalur 10 Stasiun Kereta Manggarai Bakal Ditutup Selama 45 Hari
 
• Pemerintah Cabut Subsidi untuk 5 Kereta Api Ekonomi, Ini Daftarnya
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]