Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Import Daging
LHI Masih Belum Mau Terbuka Soal Bunda Putri
Monday 23 Sep 2013 22:21:48

Muhammad Assegaf, pengacara Luthfi Hasan Ishaaq.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pengacara mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, M. Assegaf hingga saat ini sosok Bunda Putru belum mau dibuka apa dan sejauh mana peran Bunda Putri. Bahkan, Muhammad Assegaf, pengacara Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), mengaku hingga saat ini kliennya belum mengungkapkanya.

Ketika ditanya soal Bunda Putri, M Assegaf mengatakan, "belum tahu saya, pak Luthfinya belum cerita," ujar Assegaf di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (23/9).

Menurut Assegaf, kliennya memang belum mau bercerita soal nama yang belakangan muncul dalam rekaman percakapan di persidangan Fatonah. Sehingga, tim Kuasa Hukum sendiri juga belum tahu siapa sosok yang namanya muncul di persidangan itu.

"Coba nanti saya tanyakan lagi ya," ujarnya.

Nama Bunda Putri pertama kali muncul di persidangan Ahmad Fathanah. Saat itu Jaksa Penuntut Umum memperdengarkan rekaman sadapan telepon, antara LHI dan putra Hillmi Aminuddin, Ridwan Hakim.

Dalam tengah-tengah percakapan telepon, tiiba-tiba ada seorang wanita yang dipanggil 'Bunda' masuk dalam pembicaraan. Wanita yang belakangan diketahui bernama Saputri itu terdengar begitu memiliki pengaruh, dalam pengaturan pembagian anggaran.

Setelah ditelusuri, Bunda Putri ternyata adalah wanita yang dekat dengan Direktur Jenderal Hortikultura, Kementan, Hasanuddin Ibrahim alias Odeng. Bunda Putri dikabarkan terkenal sebagai sosok ahli dalam lobi-melobi.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Import Daging
 
• MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
 
• Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
 
• Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
 
• Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
 
• Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]