Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Penggusuran
LBH: 131 Lokasi di Jakarta Terancam Digusur
Monday 03 Mar 2014 12:11:16

Ilustrasi. LBH Jakarta.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menemukan 131 lokasi di Jakarta yang berpotensi digusur Pemprov DKI. Hal itu ditemukan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah RAPBD DKI 2014.

Pengacara publik LBH Jakarta, Rahmawati Putri, mengatakan melalui website resmi Pemrov DKI Jakarta (jakarta.go.id) LBH melihat ada dua dinas yakni Dinas Pertamanan dan Dinas Pekerjaan Umum yang dalam anggarannya terdapat alokasi pembebasan lahan. "Ada 131 lokasi pembebasan lahan. Untuk waduk, RTH dan sebagainya. Kami ingin klarifikasi ke Pemda DKI, kalau mau digusur, bagaimana caranya," ujar Rahma di kantor LBH Jakarta Pusat, Minggu (2/3) seperti yang dilansir metrotvnews.com.

Menurut Rahma, pada 2013 hanya ada 12 persen penggusuran yang terselesaikan dengan baik. Sementara sisanya dianggap kurang jelas penyelesaiannya.

"Karena anggaran yang dianggarkan (untuk penggusuran) menjadi Rp5-6 triliun. Ini naik lima kali lipat dari 2013. Kami ingin klarifikasi, anggarannya untuk apa saja, dan kami sudah tahu titik-titiknya," jelasnya.

Dari 131 titik yang berpotensi digusur, 35 titik penggusuran untuk kali, waduk, dan saluran air. Sementara Tujuh titik penggusuran embung, tujuh titik sebagai tempat pemakaman umum (TPU), 34 titik sebagai lokasi ruang terbuka hijau (RTH), 32 titik penggusuran jalan, baik pelebaran jalan maupun pembangunan tol dan jembatan, 10 titik untuk pembangunan rusun dan 6 titik lainnya.

"Sekitar 52 titik di Jakarta Timur terancam digusur karena ada program Ciliwung. Kemudian 32 titik di Jakarta Selatan. Kita belum bisa memastikan lokasi mana saja yang akan digusur. Kita butuh klarifikasi langsung dari Pemprov," tambahnya.

Untuk itu, pihaknya membuka posko pengaduan mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB. "Cukup bawa cerita dan masalah, gratis kok," tegas Rahma.(mtv/desi/gf/bhc/sya)


 
Berita Terkait Penggusuran
 
• Pemkot Samarinda Diminta Pertimbangkan Kembali Pembongkaran Bantaran SKM, LAKI Kaltim Kawal Sampai Tuntas
 
• Gusur Warga Bukit Duri, Pelanggaaran HAM Dilakukan Penguasa dan Penegak Hukum
 
• Kapolda Metro Jaya Pantau Lokasi Penggusuran Bukit Duri
 
• Fadli Zon: Rusun Rawa Bebek Tidak Manusiawi
 
• Penggusuran Tanpa Solusi Sebabkan Kemiskinan Baru
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]