Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Kejati DKI Jakarta
Kunjungan Kerja dan Supervisi Kejati DKI ke Kajari Jakarta Pusat
2019-10-31 13:11:02

Tampak hadir para Asisten seperti AsIntel, Teuku Rachman, AsPidsus Rudi Margono, AsWas Hendro Dewanto, AsDatun Bernadeta Maria Erna Elastiani beserta rombongan IAD Kejati DKI Jakarta.(Foto: BH /ams)
Jakarta, Berita HUKUM - Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat pagi itu ramai tak seperti biasanya. Pasalnya ada sepasang ondel-ondel, abang dan none Jakarta serta lima orang penari yang melakukan geladi resik di pelataran kantor Kejaksaan tersebut.

Sedangkan siangnya, ada Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Warih Sadono yang datang menyambagi Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (23/10).

Kehadirannya selain kunjungan kerja juga menyampaikan arahan Jaksa Agung ST Burhanuddin mengenai supervisi dan strategi tindak pidana korupsi.

"Kunjungan kerja dan supervisi ini untuk meningkatkan, wawasan, serta pengetahuan, dan ketrampilan. Sekaligus melihat perkembangan jajaranya, seberapa jauh kinerjanya selagi masih ada waktu," ujar Warih kepada wartawan di teras Kejari Jakpus.

Setelah menelusuri kantor tersebut, dia mengapresiasi atas kinerja jajarannya di masing-masing Kejari yang sudah ditinjaunya, sejauh ini kata dia sudah memenuhi target dalam pencapaian kinerjanya.

"Kemarin dalam kunjungan kerja telah lebih dahulu mengunjungi tiga Kejari, hari ini usai dari Kejari Pusat langsung menuju Kejari Jakarta Timur," ucap mantan Direktur Penyidikan pada Jampidsus tersebut.

Sementara itu, Kajari Jakpus Sugeng Riyanta, mengatakan kehadiran Kajati DKI dan para Asisten untuk memberikan arahan sesuai pesan Jaksa Agung ST Burhanuddin, terkait optimalisasi serta tugas dan fungsi serta wewenang kejaksaan, yakni penanganan tindak pidana korupsi.

"Jadi, tidak hanya fokus pada banyak perkara, dan tidak hanya fokus pada pengembalian keuangan negara, tapi mencari akar masalah dan memberikan Treatmen, dalam rangka pencegahan antara lain kasus korupsi yang sama berikutnya tidak terulang," ungkap dia.

Selain itu meningkatkan tranparansi dalam penanganan perkara dengan melibatkan masyarakat. Dengan tujuan mewujudkan satuan tugas kerja kejaksaan menuju Pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)

"Wilayah bebas korupsi tinggal selangkah lagi menunggu peninjauan dari Menpan RB. doakan saja," ungkap Sugeng.

Dalam kunjungan itu, Warih mengandeng istrinya Tini Warih Sadono selaku Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) DKI Jakarta. Kehadirannya disambut dengan kesenian asal Betawi.(bh/ams)


 
Berita Terkait Kejati DKI Jakarta
 
• Kejati DKI Jakarta Butuh Kelengkapan Syarat Materiil dari Berkas Perkara Firli Bahuri, Ini Kata Penyidik Polda Metro
 
• Kejati DKI Jakarta Raih Terbaik 1 dalam Rakornas Perpajakan
 
• Kunjungan Kerja dan Supervisi Kejati DKI ke Kajari Jakarta Pusat
 
• Al Faraouq Pertanyakan Kewenangan Kejaksaan
 
• HAK, Adi: Tantangan Setiap Elemen Bangsa Wujudkan Indonesia Bersih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]