Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Medan
Kronologis Kaburnya Napi Tanjung Gusta Versi Sipir
Friday 12 Jul 2013 02:32:57

Lp Tanjung Gusta Terbakar.(Foto: @badaiozeil)
MEDAN - Berita HUKUM, Ratusan narapidana melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tanjung Gusta Medan. Mereka melarikan diri setelah mengamuk akibat padamnya aliran Listrik dari dini hari, Kamis (11/7) hingga sore hari yang menyebabkan tidak mengalirnya air di kamar mandi lapas tersebut.

Informasi dari salah seorang saksi mata sipir Penjara, Suwarno menyatakan awal mula terjadinya peristiwa tersebut berkisar pada pukul 17.00 WIB. Dimana ratusan napi yang telah kelihatan sangat kesal dengan padamnya listrik sejak dini hari atau tepatnya dari mulai azan subuh, melakukakan aksi unjuk rasa di depan portal pintu lapas. Mereka menuntut agar pihak penjara segera mencari jalan keluar atas ketiadaan
air akibat padamnya listrik PLN.

Pihak sipir penjara yang telah berusaha menghidupkan genset namun tidak mampu memenuhi kebutuhan air semua napi karena keterbatasan daya genset. Akibatnya warga binaan lapas yang hendak berkegiatan ibadah sholat apalagi saat Bulan Ramadhan semakin kesal sehingga melakukan aksi unjuk rasa.

Menurut Suwarno, minimnya jumlah sipir penjara yang berjaga sekitar 20-an orang saja, membuat kondisi aksi napi tidak dapat dikendalikan.

Apalagi dengan jumlah napi yang berkumpul hingga ratusan sambil bergerak merangsek menerobos pintu portal, membuat para sipir kewalahan. Diakui Suwarno kalau ia dan rekan-rekannya terpaksa mundur
bahkan tunggang langgang menyelamatkan diri diserbu ratusan napi yang kalap.

Melihat kondisi itu, para sipir segera meminta bantuan pihak kepolisian terdekat. Pihak kepolisian yang segera datang membuat para napi yang belum sempat kabur kalut mengamuk didalam lapas sambil melakukan tindakan pembakaran kantor-kantor di lapas tersebut. Api yang dengan cepat menyala membuat suasana semakin mencekam serta menyulitkan petugas kepolisian melakukan evakuasi para napi yang kabur. Bahkan tindakan para napi yang ada didalam lapas semakin brutal dengan melakukan pelemparan batu kearah luar lapas.

Informasi diperoleh, dari ratusan napi yang kabur, belasan diantaranya adalah para tahanan teroris. Sampai berita ini dimuat, pihak kepolisian terus melakukan penyisiran mencari para napi yang kabur.
Peristiwa ini juga membuat warga yang tinggal berdekatan dengan kawasan lapas tersebut harus waspada dengan melakukan ronda guna mengantisipisasi hal-hal yang tidak di inginkan sampai terjadi.
(bhc/and)


 
Berita Terkait Medan
 
Nikson Nababan Menyatakan Siap Maju Pilgub Sumut, Jika Mendapat Restu Ibu Megawati
 
Walikota Medan Mengaku Sangat Bersyukur dengan Sosok Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto
 
Pernyataan Polda Sumut terkait di Medsos, Penyerangan Mapolda Sumut Masalah Hutang Piutang
 
Sambut HUT Bhayangkara Ke 70, Turn Back Trail Kapolres Simalungun
 
Aspikom Aceh Dilantik di Sela-sela Kongres Nasional ke IV Aspikom
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]