Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Kemenag
Korupsi Proyek Al quran, KPK Periksa Tiga Pejabat Kemenag
Wednesday 29 Aug 2012 10:50:17

Gedung KPK (Foto: BeritaHUKUM.com/biz)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini kembali melanjutkan pemeriksaan terhadap pejabat Kementerian Agama (Kemenag) terkait kasus dugaan suap pembahasan anggaran pengadaan proyek Al-quran dan IT Laboratorium di kementerian tersebut. Ketiga pejabat yaitu Kasubdit Kepenghuluan dan pemberdayaan Kantor Urusan Agama (KUA) Kemenag, Mashuri, Karo Perencanaan Kemenag, Syamsudin dan mantan Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kemenag, Abdul Karim.

Juru Bicara KPK, Johan Budi menyatakan, ketiga pejabat diperiksa untuk pengembangan penyidikan. "Pemeriksaan untuk pengembangan penyidikan", ujar Johan ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (27/8).

Johan menjelaskan, ketiganya menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka anggota Komisi VIII DPR Fraksi Partai Golkar, Zulkarnaen Djabar serta Direktur Utama di PT Perkasa Jaya Abadi Nusantara, Dendy Prase-tia.

Zulkarnaen dan Dendy yang merupakan ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka berkaitan pengadaan kitab suci Al Quran tahun 2011 Rp20 miliar dan pengadaan Al Quran tahun 2012 di Kemenag. Termasuk proyek pengadaan laboratorium untuk madrasah tsanawiyah tahun 2011 Rp31 miliar.(kpk/bhc/rby)


 
Berita Terkait Kasus Kemenag
 
• KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Menteri Agama terkait Kasus Suap Jual Beli Jabatan
 
• Langkah KPK Membantarkan Kasus Suap Romahurmuziy Dinilai Misterius
 
• KPK Tetapkan 3 Tersangka Dalam Kasus Suap Seleksi Jabatan di Lingkungan Kementerian Agama
 
• Rommy Tersangka KPK, Jubir BPN: Apa Ada Kaitannya dalam Mencari Dana untuk Pilpres atau Tidak?
 
• KPK Akhinya Tetapkan Ketum PPP Romahurmuziy Tersangka
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]