Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Suap PON Riau
Korupsi PON Riau, KPK Belum Berencana Memeriksa Menpora
Saturday 14 Apr 2012 19:31:09

Menpora Andi Mallarangeng (Foto: kemenpora.go.id)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Kepala Biro (Karo) Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi menyatakan, hingga saat ini pihaknya belum berencana memeriksa Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Andi Mallarangeng, terkait kasus dugaan suap ke anggota DPRD Riau, dalam pembahasan revisi perda pembangunan tempat menembak untuk PON XVIII di Riau.

Pasalnya keterangan Menpora, belum diperlukan. "Sampai hari ini belum ada rencana meminta keterangan Menpora, tetapi tidak menutup kemungkinan penyidik memanggilnya untuk mengembangkan penyidikan. " ujar Johan Budi ketika dhubungi wartawan melalui pesan singkatnya, Sabtu (14/4).

Johan menambahkan, saat ini penyidik baru berencana meminta keterangan Gubernur Riau Rusli Zainal terkait kasus ini. Tetapi saat ditanya kapan Rusli akan diperiksa, Johan menjawab saat ini, dirinya belum ada informasi mengenai waktu pemeriksaan tersebut.

Seperti diketahui, saat ini KPK tengah intensif melakukan penyidikan terkait kasus dugaan suap ke anggota DPRD Riau yang diduga terkait pembahasan Perda PON khususnya soal anggaran pembangunan tempat menembak.

Hingga sekarang, KPK baru menetapkan empat tersangka. Dua diantaranya adalah anggota DPRD Riau, satu pejabat Dinas Pemuda dan Olah Raga Pemprov Riau dan satu staf PT Pembangunan Perumahan, yang merupakan rekanan pemprov dalam proyek pembangunan itu.

Mereka ditetapkan tersangka setelah tertangkap tangan melakukan transaksi penyerahan uang dugaan suap sebesar Rp. 900 juta yang turut disita KPK dalam penangkapan tangan tersebut.(inc/biz)


 
Berita Terkait Kasus Suap PON Riau
 
• Mantan Gubernur Riau Divonis 14 Tahun Penjara
 
• Kahar Muzakir Bantah Ada Pertemuan Dirinya dan Setya Novanto serta Rusli Zainal
 
• Anggota Komisi X DPR Kahar Muzakir, Masih di Periksa KPK
 
• Setya Novanto: Pemeriksaan KPK Tak Ada yang Baru
 
• Legislator Suap PON Riau Divonis 4 Tahun Bui
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]