Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Korea Utara
Korea Utara ingin Rekonsiliasi dengan Selatan
Sunday 26 Jan 2014 01:59:01

Korea Utara 'jengkel' dengan latihan militer bersama Korea Selatan dan AS.(Foto: Reuters)
SEOUL, Berita HUKUM - Korea Utara telah menyerukan ajakan rekonsilitasi dengan Korea Selatan dan menghentikan semua operasi militer.

Dalam surat yang dipublikasikan di media milik pemerintah, Pyongyang meminta Korea Selatan untuk mencegah apa yang mereka sebut dengan ancaman bencana nuklir.

Surat itu juga mengatakan Korea Utara sudah berhenti menjelek-jelekkan Selatan.

Seruan damai ini datang beberapa minggu sebelum latihan militer tahunan bersama Korea Selatan dengan Amerika Serikat, yang menurut sebuah sumber menjadi hal yang dikhawatirkan dan tidak disukai oleh Korea Utara.

Koresponden BBC di Seoul mengatakan pertanyaan yang ada di benak banyak orang adalah apakah yang akan dilakukan Korea Utara jika latihan militer gabungan itu tetap berjalan.

Tapi, sementara itu juru bicara Kementerian Unifikasi Korea Selatan Kim Eui -do mengatakan pada Jumat kemarin bahwa, jika Korea Utara tulus tentang meningkatkan hubungan , itu "harus menunjukkan tindakan" bahwa warga negara Korea Selatan dan masyarakat internasional dapat menerima .

Itu terutama meliputi Korea Utara menunjukkan bagaimana hal itu akan mengambil langkah-langkah untuk membongkar program nuklirnya yang kontroversial dan membuat upaya untuk menyelesaikan masalah kemanusiaan , seperti reuni keluarga terpisah oleh Perang Korea .

Sulit untuk membaca

Banyak di Seoul dan di tempat lain telah lama waspada terhadap motif dan niat Pyongyang .

Presiden Korea Selatan, Park Geun - hye mengatakan kepada CNN Paula Hancocks awal bulan ini bahwa, ia merasa sekarang sangat sulit untuk memahami apa yang terjadi atau yang akan terjadi selanjutnya di Korea Utara .

Dia dirujuk eksekusi baru-baru ini tak terduga paman Kim Jong Un dan pelindung dirasakan , Jang Lagu Thaek , sebagai bukti .

" Korea Utara selalu menjadi sangat tidak terduga , namun tingkat ketidakpastian telah , pada kenyataannya , ( telah ) diperburuk , " kata Park . " Saya khawatir tentang memperdalam volatilitas . "

Surat terbaru Korea Utara menyentuh banyak poin yang sama, dan menyoroti usulan serupa, pernyataan yang ditujukan kepada pihak berwenang Korea Selatan pekan lalu .

Kedua pernyataan adalah salah satu komunikasi yang lebih damai dan kurang agresif dari Pyongyang dalam beberapa tahun terakhir .

Dalam pidato Tahun Barunya awal bulan ini , Kim Jong Un menyerukan hubungan yang lebih baik dengan Selatan.(BBC/CNN/bhc/sya)


 
Berita Terkait Korea Utara
 
Korea Utara Biayai Program Rudal Nuklir Triliunan Rupiah dari Pencurian Kripto
 
Tembakan Rudal Korea Utara ke Arah Jepang, 'Apa maunya Kim Jong-un?'
 
Kim Jong-un Muncul di Depan Umum di Tengah Spekulasi tentang Kesehatannya, Ungkap Media Korut
 
Korea Utara: Pyongyang 'Luncurkan Rudal dari Kapal Selam', Melesat Sejauh 450 Km
 
Korea Utara Tolak Perundingan Damai dengan Korea Selatan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]