Pernyataan itu disampaikan seiring dengan peringatan kelahiran pendiri negara itu presiden Kim Il-sung" /> BeritaHUKUM.com - Korea Utara 'Siap Lakukan Serangan Nuklir'

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Korea Utara
Korea Utara 'Siap Lakukan Serangan Nuklir'
2017-04-16 06:24:14

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tampak hadir dalam parade militer.(Foto: Istimewa)
KOREA UTARA, Berita HUKUM - Korea Utara telah memperingatkan AS untuk tidak melakukan aksi provokatif di kawasan tersebut, dengan mengatakan negara itu "siap untuk membalas dengan serangan nuklir".

Pernyataan itu disampaikan seiring dengan peringatan kelahiran pendiri negara itu presiden Kim Il-sung yang ke-105 tahun.

Tentara, kendaraan lapis baja dan perlengkapan militer tampil dalam parade di Pyongyang Sabtu (15/4) untuk mempertontonkan kekuatan.

Parade tersebut dilakukan, ditengah spekulasi yang menyebutkan pemimpin Korea Utara saat ini, Kim Jong-un, bisa saja memerintahkan uji coba nuklir kembali.

"Kami bersiap untuk merespons sebuah perang habis-habisan dengan perang kabis-habisan," kata pejabat militer Korea Utara Choe Ryong-Hae, dengan menambahkan :"Kami siap untuk membalas dengan serangan nuklir gaya kami untuk melawan segala serangan nuklir."

Korea Utara menggelar kekuatan militer yang besar pada parade Sabtu (15/04) ini ditengah kekhawatiran meningkatnya ketegangan di kawasan yang dapat memicu konflik dengan AS.

Korea UtaraHak atas fotoED JONES/AFP/GETTY IMAGES
Image captionParade militer dan peralatannya dilakukan untuk mempertontonkan kekuatan.


Barisan band militer dan pasukan berpawai ke lapangan Kim Il-sung yang terletak di jantung kota Pyongyang. Salah satu yang dipamerkan dalam parade itu, diperkirakan peluncur rudal balistik bawah laut, yang dapat dikembangkan sebagai hulu ledak nuklir yang dapat menjangkau sasaran di seluruh dunia.

Parade itu dengan jelas menunjukkan bagaimana pentingnya program nuklir dan merupakan ambisi masa depan Korea Utara, yang terus mengabaikan tekanan dari AS untuk menghentikan program senjata nuklirnya.

Ketegangan kedua negara meningkat setelah militer AS baru-baru ini memerintahkan pasukan angkatan laut untuk bergerak ke semenanjung Korea.

Korea UtaraHak atas fotoJUNG YEON-JE/AFP/GETTY IMAGES
Image captionDalam parade juga tampak peralatan yang diduga merupakan peluncur rudal.

Korea Utara telah melancarkan lima uji coba nuklir dan sejumlah rangkaian peluncuran rudal. Para ahli dan pejabat pemerintah yakin negara itu tengah mengembangkan rudal hulu ledak nuklir yang dapat menjangkau AS.

Pada Jumat (14/4), Menteri Luar Negeri Cina telah memperingatkan "konflik dapat pecah kapan saja", dan menambahkan jika perang terjadi tidak akan ada pemenang.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Korea Utara
 
Korea Utara Biayai Program Rudal Nuklir Triliunan Rupiah dari Pencurian Kripto
 
Tembakan Rudal Korea Utara ke Arah Jepang, 'Apa maunya Kim Jong-un?'
 
Kim Jong-un Muncul di Depan Umum di Tengah Spekulasi tentang Kesehatannya, Ungkap Media Korut
 
Korea Utara: Pyongyang 'Luncurkan Rudal dari Kapal Selam', Melesat Sejauh 450 Km
 
Korea Utara Tolak Perundingan Damai dengan Korea Selatan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]