Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Korea Utara
Korea Selatan dan Utara Saling Tembak
Saturday 11 Oct 2014 16:33:44

Balon yang dilayangkan Korea Selatan berisi selebaran mengecam tes nuklir Korea Utara.(Foto: twitter)
KOREA SELATAN, Berita HUKUM - Korea Utara dan Korea Selatan melakukan baku tembak di sekitar wilayah perbatasan mereka, kata pejabat Korea Selatan. Insiden ini terjadi saat para pegiat Korea Selatan menerbangkan balon-balon yang berisikan selebaran yang mengecam pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Pyongyang telah memperingatkan akan adanya konsekuensi "besar" bila Seoul mengizinkan para pegiat meneruskan kegiatan mereka.

Kedua pihak saling menembak dari waktu ke waktu di sekitar perbatasan maritim sebelah barat yang mereka persengketakan, tetapi insiden di darat biasanya jarang terjadi.

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, mengutip pejabat militer yang mengatakan bahwa Korea Utara menembak ke arah balon dan Korea Selatan menanggapi setelah beberapa tembakan mendarat di sebelah selatan perbatasan.

Namun tidak ada informasi apakah ada korban.

Masih perang

Laporan yang pertama masuk menyebutkan adanya tembakan artileri, tetapi kantor berita Reuters yang mengutip para pejabat Kementerian Pertahanan mengatakan yang terjadi adalah tembakan senjata.

Kedua negara Korea ini dipisahkan oleh Zona Demilitarisasi yang dipersenjatai dengan kuat. Secara teknis mereka sudah berperang sejak Perang Korea tahun 1950-53 berakhir dengan gencatan senjata alih-alih dengan kesepakatan damai.

Kelompok pegiat menyebarkan selebaran di perbatasan dari waktu ke waktu, yang selalu membuat marah Korea Utara.

Sementara, Media pemerintah Korea Utara mengatakan Sabtu pembicaraan tingkat tinggi dengan Seoul kini semua tapi dibatalkan atas peluncuran-Pyongyang anti selebaran propaganda dari Selatan, yang memicu tembak-menembak di perbatasan tegang.

Kedua Korea sepakat seminggu sebelumnya untuk bekerja pada melanjutkan dialog tingkat tinggi formal yang secara efektif telah ditangguhkan selama tujuh bulan, meningkatkan harapan dari pencairan dalam hubungan yang tegang.

Tapi kedua Korea, tembakan senapan mesin melintasi perbatasan mereka Jumat, didorong oleh militer Korea Utara mencoba untuk menembak jatuh balon yang membawa selebaran yang aktivis diluncurkan dari Selatan.

Beberapa putaran jatuh di sisi Selatan, yang kemudian direspon dengan kaliber tinggi senapan mesin api. Tidak ada korban dilaporkan di sisi Selatan, dan tidak ada yang diyakini telah terjadi di Utara.

"Karena tindakan tidak bertanggung jawab dan provokatif oleh rezim boneka ... pertemuan tingkat tinggi yang direncanakan semua tapi dibatalkan," kata pejabat penyedia berita Internet Pyongyang Uriminzokkiri (BBC/AFP/bhc/sya)


 
Berita Terkait Korea Utara
 
Korea Utara Biayai Program Rudal Nuklir Triliunan Rupiah dari Pencurian Kripto
 
Tembakan Rudal Korea Utara ke Arah Jepang, 'Apa maunya Kim Jong-un?'
 
Kim Jong-un Muncul di Depan Umum di Tengah Spekulasi tentang Kesehatannya, Ungkap Media Korut
 
Korea Utara: Pyongyang 'Luncurkan Rudal dari Kapal Selam', Melesat Sejauh 450 Km
 
Korea Utara Tolak Perundingan Damai dengan Korea Selatan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]