Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Tsunami
Korban Tsunami Dapat Kiriman Emas
Monday 18 Feb 2013 00:11:06

Ilustrasi, Emas.(Foto: Ist)
JEPANG, Berita HUKUM - Warga di Ishinomaki, perfektur Miyagi, Jepang dikejutkan dengan sejumlah kiriman paket pos yang masing-masing berisi emas seberat dua kilogram dari seorang dermawan yang tidak dikenal, Minggu (17/2).

Kiriman itu ditujukan untuk dua lembaga yang membantu pemulihan dari dampak tsunami di daerah tersebut dan sebuah perusahaan pengelola pasar ikan dan pelabuhan.

Pelabuhan kapal ikan di kawasan ini sempat mengalami kerusakan parah saat tsunami terjadi pada tahun 2011 lalu.

Selain mengakibatkan hancurnya 40.000 bangunan, tsunami juga mengakibatkan lebih dari 3000 warga di Ishinomaki tewas.

Pengiriman paket emas kepada sejumlah kelompok ini mulai terjadi sejak 10 hari lalu.

Dua lembaga yang membantu pemulihan dampak tsunami di daerah tersebut dan pengelola pasar ikan mendapat kiriman emas masing-masing seberat 2 kilogram atau jika diuangkan nilainnya setara dengan Rp 2,4 miliar lebih.

Kepala Perusahaan yang mengoperasikan pelabuhan dan pasar ikan mengatakan dia menerima paket berisi dua emas batangan yang beratnya masing-masing adalah satu kilogram.

Tidak ada alamat pengirim

"Karena ada petunjuk bahwa barang yang dikirimkan adalah masuk kategori barang lain-lain, saya membuka kotak itu ya seperti biasa," kata Kunio Suno, Presiden Ishinomaki Fish Market Co Ltd kepada kantor berita AFP.

"Saya terkejut karena ternyata di dalam kota itu ada dua emas batangan 24 karat. Satu dibungkus dengan kertas coklat dan satunya dibungkus dengan kertas sisa halaman sebuah majalah," tambahnya.

Tidak ada pesan serta alamat pengirim di kotak tersebut, namun laporan menyebutkan paket itu dikirim dari kota Nagano.

Suno mengatakan dia akan menggunakan uang dari penjualan emas itu untuk membangun kembali pasar ikan di Ishinomaki yang saat ini beroperasi hanya dengan mengandalkan tenda saja.

Sementara itu Yoshie Kaneko dari kelompok Jaringan Dukungan Pemulihan Ishinomaki, yang juga menerima dua emas batangan mengatakan dia sangat menghargai pemberian itu.

"Kami tidak akan menyia-nyiakannya," kata Kaneko.(bbc/bhc/opn)


 
Berita Terkait Tsunami
 
Kerugian Material Akibat Tsunami di Kawasan Tanjung Lesung Berkisar Rp150 Milliar
 
Tim SAR Gabungan Terus Menemukan Korban Tsunami Selat Sunda, 373 Meninggal Dunia dan 128 Hilang
 
Evakuasi Korban Tsunami Terus Dilanjutkan: 281 Meninggal, 1.016 Luka-Luka Dan 57 Hilang
 
Tim Evakuasi TNI Sudah Diterjunkan di Lokasi Tsunami Selat Sunda
 
Ikut Berduka, Sandiaga Uno Terjunkan Tim Bantuan ke Lokasi Terdampak Tsunami
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]