Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
India
Korban Tewas Gedung Runtuh India Bertambah
Tuesday 01 Jul 2014 11:25:54

Gedung bertingkat 11 runtuh dekat Kota Chennai, India. Korban tewas mencapai 17 orang. Masalah keselamatan dan buruknya konstruksi diperkirakan menjadi penyebab.(Foto: Istimewa)
INDIA, Berita HUKUM - Setidaknya 17 orang diketahui tewas setelah sebuah gedung runtuh di sebelah selatan Kota Chennai, India. Korban tewas amat mungkin bertambah mengingat 40 orang dikhawatirkan terperangkap reruntuhan. Adapun sebanyak 22 orang sudah diselamatkan dari puing-puing.

Ada sekitar 70 pekerja ketika gedung bertingkat 11 itu runtuh karena hujan lebat pada Sabtu (28/6) malam. Gedung tersebut diketahui masih dalam tahap konstruksi dan belum selesai pengerjaannya.

Insiden gedung runtuh sering terjadi di India karena kurangnya keamanan dan bahan konstruksi yang kurang memadai.
Setidaknya lima orang termasuk pejabat perusahaan konstruksi telah ditahan oleh kepolisian.

"Sepertinya mereka tidak menaati rencana yang telah disetujui. Gedung itu tampak memiliki kerusakan struktural yang serius," kata J Jayalalithaa, Kepala Menteri Negara Bagian Tamil Nadu.

Ratusan orang dari tim penyelamat berusaha menggali reruntuhan untuk menemukan korban-korban hilang.

"Membersihkan puing-puing adalah tantangan yang besar. Ini akan menyita dua hingga tiga hari dan kami berharap bisa menyelamatkan banyak orang dengan pengalaman kami di sejumlah insiden serupa di tempat lain," kata polisi senior SP Selvan kepada televisi NDTV.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait India
 
Petir Mematikan di India: Lebih 2.500 Orang Meninggal Akibat Tersambar Setiap Tahun, Mengapa Terjadi?
 
Kashmir Diisolir, Diblokir: Salat Jumat dan Jelang Idul Adha di Jaga Puluhan Ribu Tentara
 
India Luncurkan 20 Satelit dalam Satu Misi
 
India dan Iran Teken Kesepakatan Pelabuhan Bersejarah
 
India Terbelah Setelah Pemimpin Hindu Mengkritik Bunda Teresa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]