Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Polri
Korban Lakalantas 2013 Menurun, Polri Himbau Masyarakat Tertib Berlalulintas
Thursday 12 Dec 2013 16:34:01

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar.(Foto: BH/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Polri menargetkan penurunan angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama tahun 2013. Dan menghimbau masyarakat untuk tertib dalam berlalulintas.

Upaya penegakan hukum yang dilakukan Polri adalah dengan menggelar Operasi Zebra setiap tahun, ini satu diantara gerakan langsung Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Operasi Zebra merupakan bagian dari upaya menekan laka lantas. Kami harap penurunan laka lantas yang cukup signifikan di 2012 dari 2011, bisa terulang tahun ini," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar kepada Wartawan, Kamis (12/11) di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta.

Perlu diketahui bahwa jumlah laka lantas yang terjadi pada 2012 ada 27.000 kejadian, sedangkan pada 2011 lebih dari 30.000 kejadian kecelakaan.

Dalam data pelaksanaan Operasi Zebra yang digelar pada 28 November hingga 11 Desember tahun ini, harapan yang dikatakan Boy bukanlah sesuatu yang jauh panggang dari api.

Periode tersebut, terjadi penurunan 17 persen angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) dibanding periode yang sama pada pada tahun lalu.

"Pada 2012, ada 3.399 kejadian Lakalantas. Di 2013, ada 2.820 kejadian, dalam periode yang sama," ujar Boy.

Penurunan angka Lakalantas ini juga diikuti dengan penurunan korban dan kerugian materil. Untuk korban meninggal, terjadi penurunan 20 persen dari 797 orang pada 2012, menjadi 640 orang pada 2013.
Demikian juga korban dengan luka ringan.

"Pada 2012 terdapat 3.777 orang korban dengan luka ringan akibat Lakalantas, sementara di 2013 ada 3.018 orang," pungkas Boy.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Polri
 
Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden
 
Jimly: Presiden Prabowo Punya Wewenang Batalkan Perpol Nomor 10/2025
 
Komjen Agus Andrianto Resmi Jabat Wakapolri Gantikan Komjen Gatot Eddy
 
HUT Bhayangkara ke-77, Pengamat Intelijen Sebut Tiga Hal Ini Yang Nyata Dihadapi Polri
 
Polri dan Bea Cukai Teken PKS Pengawasan Lalu Lintas Barang Masuk RI, Cegah Kejahatan Transnasional
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI
Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
Untitled Document

  Berita Utama >
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]