Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Lapas
Korban Kebakaran Blok C2 Lapas Klas I Tangerang: 41 Napi Tewas dan 81 Selamat
2021-09-08 22:27:57

TANGERANG, Berita HUKUM - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Banten, Agus Thoyib menyebut sebanyak 41 korban tewas dalam peristiwa kebakaran di Blok C2 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1, Tangerang Kota yang terjadi Rabu (8/9/2021) dini hari.

Agus menerangkan, mayoritas dari 41 korban tewas itu merupakan warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana kasus narkoba dan ada satu kasus terorisme.

"Dari 41 korban itu kebanyakan narapidana kasus Narkoba, dan ada satu kasus terorisme yang kejadiannya di Poso," kata Agus kepada wartawan, Rabu (8/9).

Dijelaskan Agus, ada 122 narapidana (Napi) di Blok C2 saat terjadinya kebakaran tersebut.

"Di Blok C2 itu ada 122 warga binaan. Di situ titik api bermula. Dari 122 warga binaan di Blok C2, yang dapat diselamatkan 81 orang, yang 41 meninggal," katanya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, selain menewaskan 41 warga binaan, musibah ini juga melukai 8 warga binaan yang lain.

"Semua korban tewas telah dievakuasi ke rumah sakit, dan pihak keluarga korban telah diberitahu. Proses pemakaman akan dibantu pihak Lapas dan Polres Tangerang Kota," kata Fadil.

Korban luka saat ini dirawat di RSUD Tangerang dan RS Sitanala, Tangerang.

Seperti dikabarkan, kebakaran Blok C2 Lapas Klas I Tangerang terjadi sekitar pukul 01:45 WIB, dan api dapat dipadamkan pada pukul 03:00 WIB.

Saat ini Tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Puslabfor Polri sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran. Dugaan sementara kebakaran itu disebabkan akibat korsleting listrik.(idt/bh/amp)


 
Berita Terkait Lapas
 
Lapas Salemba Siap Wujudkan Netralitas Pegawai pada Pemilu 2024 dan Meraih Predikat WBBM 2023
 
Napi Lapas Klas I Cipinang Atas Nama Aditya Egatifyan yang Kabur, Dicari Polisi dan TNI
 
Kalapas Yosafat Sebut 1.806 dari 2.040 WBP Lapas Salemba Terima Remisi HUT ke-77 RI, 16 Bebas
 
Peringati HDKD ke-77, Lapas Salemba Gelar Baksos Membersihkan Masjid As-Salam BPOM RI
 
Putusan Kasasi MA Tak Kunjung Terbit, Terpidana Kasus Pajak Dibebaskan dari Rutan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]