Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Gempa
Korban Gempa di Cina Nyaris Capai 600 Orang
Thursday 07 Aug 2014 11:56:19

Regu penyelamat sulit mencapai lokasi gempa karena jalan-jalan tertutup reruntuhan. Militer Cina membawa tenda dan bahan pangan untuk para korban selamat menggunakan helikopter.
CINA, Berita HUKUM - Korban tewas gempa bumi yang menghantam Provinsi Yunnan pada Minggu (3/8) telah mencapai hampir 600 orang, kata Kementerian Urusan Sipil Cina. Berdasarkan data kementerian tersebut, sebanyak 589 meninggal dunia dan sembilan lainnya hilang tatkala gempa berkekuatan 6,1 skala Richter merubuhkan ribuan rumah dan menyebabkan longsor. Selain korban meninggal, sebanyak 2.400 orang cedera.

Di lokasi pusat gempa, Kota Longtoushan, Distrik Ludian, sejumlah jalan tidak bisa dilalui karena tertutup reruntuhan batu. Beberapa saksi mata mengatakan reruntuhan juga membelokkan air Sungai Niulan sehingga sebuah danau mendadak tercipta.

Kantor berita Xinhua melaporkan tingkat air di danau itu meningkat 16 centimeter per jam. Akibatnya, sebanyak 60 serdadu sempat terjebak di dalam danau sehingga harus diselamatkan.

Lantaran potensi bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh danau itu, sekitar 4.200 warga di sekitar lokasi harus dievakuasi.

Militer Cina telah mengirimkan ribuan serdadu ke area tersebut untuk membantu korban selamat dan mencari jasad di balik reruntuhan.

Militer juga mengirimkan tenda dan bantuan pangan ke lokasi gempa melalui jalan darat dan helikopter. Namun, derasnya hujan, longsor, dan gempa susulan membuat para serdadu mengalami kesulitan.

Fokus pemerintah kini adalah membuka akses lokasi gempa dengan membenahi sejumlah ruas jalan yang tertutup reruntuh. Militer mengerahkan ribuan serdadu untuk menolong korban selamat. Kehancuran kota Longtoushan di Ludian, Zhaotong, provinsi Yunnan, Cina, yang hancur lebur oleh gempa berkekuatan 6,5 skala richter.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Gempa
 
• Gempa Mematikan 7,8 SR di Turki dan Suriah, Total Korban Meninggal Sedikitnya 3.500 Orang
 
• Team AREA DPD Bekasi Peduli Kirim Bantuan ke Lokasi Gempa Bumi Cianjur
 
• 6 Orang Meninggal dalam Gempa Magnitudo 6,1 Mengguncang Malang
 
• Sebanyak 42 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa 6,2 SR di Sulawesi Barat
 
• Konsisten Dampingi Lombok, Wujud Ta'awun MDMC dan LazisMu untuk Negeri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]