Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Cina
Konstruksi Pembangkit Listrik Ambruk di Cina, 67 Tewas
2016-11-24 20:25:18

Sejumlah orang masih terjebak di bawah reruntuhan, sehingga angka korban tewas dicemaskan bisa bertambah.(Foto: Istimewa)
CINA, Berita HUKUM - Setidaknya 67 orang dipastikan tewas, 2 orang terluka parah dan 1 orang dikabarkan masih terperangkap akibat ambruknya menara pendingin yang masih belum selesai dibangun di sebuah pembangkit listrik di provinsi Jiangxi, Cina.

Sejumlah orang masih terjebak di reruntuhan menara di pembangkit listrik Fengcheng itu, lapor kantor berita Cina, Xinhua.

Dinas pemadam kebakaran provinsi Jiangxi mengatakan, 32 truk pemadam kebakaran dan 212 serdadu dikerahkan untuk misi penyelamatan.

Saat terjadi kecelakaan, di lokasi itu terdapat 68 orang yang sedang bekerja.

Foto-foto yang beredar di media Cina menunjukkan pipa-pipa besi dan lempengan-lempengan beton bertumpang tindih di lantai di dalam menara pendingin.

Menurut koran Jiangxi Daily, dua menara pendingan setinggi 168 meter sedang dibangun untuk pembangkit listrik bertenaga batubara berkekuatan 1.000 megawatt itu.

kecelkaan cinaImage copyrightXINHUA
Image captionPipa-pipa besi dan lempengan-lempengan beton bertumpang tindih di lantai di dalam menara pendingin.

Proyek ini dianggarakan senilai 7,67 miliar yuan (Rp16 triliun).

Kecelakaan fatal bukan merupakan halal yang langka di kawasan industri Cina, karenanya belakangan berbagai kalangan menuntut penerapan standar keamanan yang lebih tinggi.(cxn/BBC/bh/sya)




 
Berita Terkait Cina
 
• Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Perlu Antisipasi dan Mitigasi Lonjakan Wisatawan Cina
 
• Ketika Negara-negara Eropa Menghadapi Jebakan Utang' China
 
• Pertumbuhan Ekonomi Cina Melambat Akibat Pandemi Corona Hingga Utang
 
• Topan In-fa Melintasi Cina Puluhan Orang Tewas, Shanghai Dilanda Banjir Besar
 
• Tren 'Kaum Rebahan' Melanda Anak-anak Muda China yang Merasa Lelah Budaya Kerja Keras Tapi Gaji Pas-pasan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]