Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Konferensi Parlemen Asia Afrika
Konferensi Parlemen Asia Afrika Setujui Pembentukan Asia Africa Parliamentary Group (AAPG)
Saturday 25 Apr 2015 22:11:25

Ketua DPR Setya Novanto saat menyampaikan pidato penutupan acara Konferensi Parlemen Asia Afrika, di Gedung Pustakaloka, Kamis, (23/4).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Konferensi Parlemen Asia Afrika menyetujui pembentukan Asia Africa Parliamentary Group (AAPG) dan memiliki sekretariat tetap di Indonesia. "Konferensi parlemen Asia Afrika telah menghasilkan deklarasi Parlemen Asia Afrika demi tercapainya cita-cita Konferensi Asia Afrika di Bandung,"jelas Ketua DPR Setya Novanto saat menyampaikan pidato penutupan acara Konferensi Parlemen Asia Afrika, di Gedung Pustakaloka, Kamis, (23/4).

Menurutnya, Isi pertemuan ini bercita-cita tercapainya penguatan peran parlemen seperti yang diidamkan di belahan benua. "Kita juga telah sepakat membentuk Asia Afrika Parliamentary Group sedangkan saat yang bersamaan kita juga diterima usulan parlemen Indonesia menjadi sekretariat tetap APPG," jelasnya.

Dia menambahkan, isi deklarasi tidak terbatas untuk kemaslahatan kedua benua Asia dan Afrika tetapi juga memperjuangkan Reformasi PBB, pembangunan berkelanjutan, dan pemberantasan kejahatan transnasional, serta membangun dunia baru yang damai.

"Saya sangat menghargai peran parlemen dan keterlibatan para delegasi, kehadiran seluruh parlemen sangat berarti dan mewakili aspirasi rakyat yang luas dan sebagian besar bangsa di planet bumi ini," katanya.

Sementara, Terorisme dan pertikaian serta permasalahan ekonomian menjadi isu yang mencuat dalam salah satu sesi diskusi di ajang pertemuan parlemen Asia-Africa di Gedung DPR RI, Kamis (22/4) yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Kordinator bidang Politik dan Keamanan, Fadli Zon.

“Saya berharap kita semua turut menjaga perdamaian dunia, menuju kemakmuran bersama. Kita harus melawan kemiskinan,” ujar Fadli saat memimpin sidang.

Dalam sidang yang digelar sebagai rangkaian peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika itu Politisi dari Fraksi Partai Gerinda ini juga menegaskan bahwa negara-negara di Asia Afrika ini akan semakin kuat jika bersatu dan bersama-sama menyelesaikan berbagai persoalan dunia. Lebih lanjut Fadli mengungkapkan bahwa DPR berinsiatif untuk membuat diskusi Parlemen Asia Afrika ini menjadi sebuah grup Parlemen Asia Afrika yang digelar secara paralel dengan Konferensi Asia Afrika.

Pernyataan Fadli mendapat respon positif dari tiga puluh tiga delegasi Parlemen Negara Asia Afrika yang hadir dalam pertemuan tersebut. Bahkan delegasi Parlemen Suriah, Fatimah sempat mengutarakan konflik yang terjadi di negaranya. Dimana teroris telah menghancurkan kemajuan yang telah dicapai Suriah. Akibatnya rakyat Suriah menderita.

Kondisi tersebut dikatakan Fatimah bukan tidak mungkin akan merambah ke Negara-negara lainnya. Pada akhirnya mengancam seluruh dunia. Oleh karena itu ia berharap seluruh Negara di dunia, khususnya Negara-negara dalam Asia Afrika mendukung langkah Suriah untuk memperbaiki kehidupan negaranya yang sudah hancur, hingga dapat melanjutkan pembangunan ke depannya.

Menanggapi hal tersebut, Fadli Zon mengatakan bahwa konflik di Suriah merupakan masalah yang cukup kompleks. Hal tersebut merupakan masalah domestik Negara tersebut. Namun ia menilai perlunya campur tangan pihak lain sebagai mediator. Sehingga pihak yang berkonflik dapat duduk bersama di meja perundingan dan melakukan gencatan senjata.

“Jika memang memungkinkan bisa digelar pemilu ulang. Namun intinya kami prihatin dengan kondisi tersebut dan berharap kedamaian akan segera tercipta di Suriah. Kami mendoakan yang terbaik untuk Negara itu,” pungkasnya.(Sugeng/Ayu/dpr/bh/sya)


 
Berita Terkait Konferensi Parlemen Asia Afrika
 
SBY Sampaikan Pidato Kunci pada Konferensi Parlemen Asia Afrika
 
Konferensi Parlemen Asia Afrika Setujui Pembentukan Asia Africa Parliamentary Group (AAPG)
 
Kemerdekaan Palestina Jadi Bahasan Khusus Konferensi Parlemen Asia Afrika
 
Setya Novanto: DPR RI akan Gelar Ajang Pertama Konferensi Parlemen Asia Afrika 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]