Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Lingkungan Hidup
Kondisi Lingkungan Indonesia Menunjukan Perbaikan
Wednesday 06 Jun 2012 10:25:06

Jumpa Pers KLH Menyambut Hari Lingkungan Hidup 5 Juni 2012 (Foto: BeritahUKUM.com/riz)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Secara angka kondisi lingkungan di Indonesia menunjukan perbaikan. Hal itu terlihat dari laporan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) yang berasal dari 29 pemerintah provinsi dan 129 Pemerintah kabupaten/kota.

Kementerian Lingkungan Hidup dalam Menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni 2012, Dengan Tema, Ekonomi Hijau: Ubah Perilaku, Tingkatkan Kwalitas Lingkungan.

Menurut Deputi Pembinaan Sarana Teknis Lingkungan dan Peningkatan Kapasitas Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Henry Bastaman dari laporan SLDH disebutkan, dari 26 Sungai yang dipantau terdapat Sungai Musi dan Batanghari yang menunjukkan perbaikan. “Dimana sebelumnya terdapat sembilan sungai yang membaik, kini bertambah menjadi 11 sungai,” ujarnya saat jumpa press di hotel Sahid Sudirman, Jakarta, Selasa (5/6).

Henry menambahkan, pada kategori udara pun menjukan perbaikan, secara rata-rata nasional masih berada di bawah baku mutu kecuali hidrokarbon. Sementara itu, luasan dan tutupan berhutan meningkat dari 9,86 persen menjadi 10,27 persen.

Luasan areal pesisir dan laut yang dikonservasi mengalami peningkatan menjadi 15,4 juta hektar dari 14 juta hektar.

Lalu dalam penyusun SLHD 2011, Provinsi DKI Jakarta, Sumatera Barat, dan Jawa Timur, meraih predikat terbaik. Kemudian disusul Kota Padang (Sumatera Barat), Kabupaten Agam (Sumatera Barat), dan Kabupaten Majene (Sumawesi Barat). (bhc/biz)


 
Berita Terkait Lingkungan Hidup
 
KLHK Perlu Segera Optimalkan Penegakan Kasus Hukum Pidana Lingkungan Hidup
 
Wakil Ketua MPR: Berikan Perhatian Serius pada Lingkungan Hidup
 
Earthling Indonesia, Cara Kaum Muda Berbuat Baik untuk Bumi
 
Busyro Muqoddas: Lingkungan Hidup Kita Telah Diperkosa
 
Momentum Hari Lingkungan Hidup, Legislator Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Alam
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]