Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Komunikasi
Komunikasi Politik Pengaruhi Proses Demokrasi
Saturday 23 Mar 2013 15:02:54

Ketua DPR RI Marzuki Alie (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kualitas komunikasi politik yang dilakukan para pemimpin lembaga negara ikut menentukan dan berpengaruh terhadap proses demokrasi yang sedang berjalan. Tidak saja antarlembaga negara, komunikasi politik juga harus diperbaiki antar partai politik. Demikian disampaikan Ketua DPR Marzuki Alie dalam pertemuan para pimpinan lembaga negara di Istana Negara, Jumat (22/3).

Ketua DPR membawa isu-isu penting dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, yang lebih mendasar adalah menjaga proses politik dan demokrasi kita dalam bingkai koridor konstitusi. “Demokrasi memberikan kebebasan dalam menyampaikan pendapat, tetapi harus dilakukan dalam bingkai konstitusi. Karenanya, kita tidak mentolerir segala aktivitas politik yang inkonstitusional, termasuk dalam hal ini terkait dengan isu penggulingan pemerintahan yang sah dan demokratis.”

Hadir dalam pertemuan tersebut Presiden dan Wakil Presiden, Ketua MK, Ketua MA, Ketua KY, Ketua BPK, Ketua MPR, Ketua DPD, dan beberapa menteri. Pertemuan tersebut mengonsolidasikan agenda menjelang akhir masa tugas para pemimpin lembaga negara. Progres dari masing-masing lembaga disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Di tahun politik 2013 ini, lanjut Ketua DPR, stabilitas politik harus kian ditingkatkan seiring pelaksanaan pemilu 2014. “Kita bersyukur bahwa kehidupan kita dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berjalan dengan baik,” kata Ketua DPR.

Di bidang ekonomi, ada beberapa isu penting yang disampaikan Ketua DPR, yaitu pertumbuhan ekonomi semakin baik, berkualitas, dan prospektif. “Harus diakui bahwa Pemerintahan Presisden Susilo Bambang Yudhoyono telah mampu menunjukkan forforma ekonomi Indonesia yang semakin baik dan prospektif. Keberhasilan ini layak memperoleh apresiasi.”

Di sisi lain, pemerintah harus tetap bekerja keras dan dituntut mampu mengeluarkan regulasi yang tepat dalam mengatasi berbagai persoalan ekonomi. Di antara persoalan ekonomi yang paling mendesak adalah melakukan stabilitas harga kebutuhan pokok seperti harga bawang, cabai, dan lain-lain. Selain itu, harus dicari solusi yang tepat dalam mengambil kebijakan soal BBM. Subsidi BBM harus tepat sasaran, sehingga rakyat tidak terbebani lagi dan negara pun lepas dari beban subsidi berlebih.(wy/dpr/bhc/mdb)


 
Berita Terkait Komunikasi
 
Memperingati Hardiknas, Presiden PKS Desak Pemerintah Gratiskan Wifi untuk Satu RT
 
Riza Fachrial Ketum Baru RAPI Dorong Kerjasama Internal dan Eksternal
 
Catatan Singkat; Komunikasi Defensif
 
Arogansi Gaya Komunikasi (Politik) Jelang Pilpres 2014
 
KPU Tak Henti Komunikasikan Masalah dengan Bawaslu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]