Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Copet
Komplotan Emak-emak Digulung Polisi, Ngaku 50 Kali Mencopet
2021-08-19 18:12:01

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus didampingi Subdit Jatanras PMJ saat konferensi pers sindikat pencopet.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Subdit Jatanras Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditreskrimum) menggulung komplotan emak-emak pencopet yang kerap beraksi di lokasi keramaian, pasar dan pusat perbelanjaan atau mall.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, sebanyak lima pelaku dari komplotan atau sindikat tersebut berhasil dibekuk.
 
"Kita menangkap para pelaku yang sebagian besar perempuan. 3 wanita, 1 (pria) suami dari salah satu wanita tersebut dan 1 lagi penadah," rinci Yusri di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/8).

Lima orang tersebut yakni masing-masing berinisial YR, WM, RH, RJ, YR, dan SS.

"YR merupakan otak dari aksi kejahatan ini yang dibantu rekannya WM, RH. RJ merupakan suami dari YR dan SS sebagai penadah," ungkap Yusri.

Yusri menyebut, komplotan itu merupakan sindikat pencurian karena mereka beraksi di tempat-tempat keramaian dan pencurian itu dilakukan berulang kali.

"Mereka telah melakukan pencurian sejak 3 tahun lalu dan sudah lebih dari 50 kali," beber Yusri.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman 9 Tahun Penjara.(bh/amp)


 
Berita Terkait Copet
 
Komplotan Emak-emak Digulung Polisi, Ngaku 50 Kali Mencopet
 
Ini 3 Copet dan Pria Cabul yang Dipajang di Halte dan Stasiun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]