Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Komnas HAM
Komnas HAM Didesak Selidiki Bentrok Tiaka
Wednesday 24 Aug 2011 19:07:59

Seorang warga beraksi dalam aksi rusuh tersebut (Foto: Istimewa)
JAKARTA-Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) meminta agar Komnas HAM segera menyelidiki bentrokan di lokasi pengeboran minyak di Pulau Tiaka, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

"Kiara mendesak Komnas HAM untuk segera turun ke lapangan dan melakukan investigasi secara mendalam atas dugaan pelanggaran HAM yang teradi di Pulau Tiaka," kata Sekretaris Jenderal Kiara M Riza Damanik, di Jakarta, Rabu (24/8), seperti diberitakan Antara.

Pihaknya, kata Riza, mengecam keras tindakan brutal aparat keamanan dalam menyikapi tuntutan masyarakat Desa Kolo Bawah terkait janji perusahaan pengelola pengeboran untuk menyediakan fasilitas listrik dan fasilitas umum lainnya.

Kerusuhan yang terjadi, menurut dia, karena tidak berolehnya kepastian dari pihak perusahaan perihal pemenuhan janji kepada masyarakat hingga akhirnya terjadi bentrokan yang mengakibatkan tewasnya dua orang warga akibat terkena tembakan.

Ia juga berpendapat Kepala Kepolisian RI agar dapat menindak tegas jajarannya yang berlaku sewenang-wenang dalam menyikapi tuntutan masyarakat Desa Kolo Bawah tersebut.

Selain itu, lanjutnya, Kiara mendesak agar aparat keamanan negara dapat bersikap adil dan tidak memihak dalam memberikan rasa keamanan dan keselamatan kepada warga. (mic/ans)


 
Berita Terkait Komnas HAM
 
Sufmi Dasco Minta Komnas HAM Bekerja Sesuai Ketentuan Tangani Kasus Wafat Brigadir J
 
Komnas HAM Kecam Tindakan Aparat, 64 Warga Desa Wadas yang Sempat Ditahan, Sudah Dibebaskan
 
Soroti Komnas HAM, Setara Institute: Sebaiknya Fokus pada Tugas Pokok Pemajuan dan Perlindungan HAM
 
Sambangi Komnas HAM, LKBHMI Minta Dalang Kerusuhan 21-22 Mei di Ungkap
 
Paripurna DPR Sahkan 7 Anggota Komnas HAM
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]