Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Kasus Hambalang
Komisi X Akan Bahas Kembali Anggaran Hambalang
Thursday 05 Jul 2012 14:52:10

Mega Proyek Bambalang (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Komisi X DPR RI, akan mengundang Dirjen Cipta Karya, Kementerian Pemuda dan Olahraga, pelaksana pembangunan dan pengawas pembangunan terkait proyek pembangunan Hambalang di Bogor, Jawa Barat.

Hal itu, diungkapkan, Ketua Komisi X DPR RI, Agus Hermanto saat ditemui di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (5/7).

"Kita akan undang semuanya. Termasuk Menpora. Kalau menteri tidak bisa, ya paling tidak eselon satu," katanya.

Agus menambahkan, rencananya rapat tersebut akan dilaksanakan minggu depan.

Menurut Agus, setelah mengundang semuanya, maka hari berikutnya Komisi X akan mengundang pihak ITB dan UI. Pihak ini merupakan pengawas teknis yang memahami dan tahu betul akan masalah amblesnya gedung Hambalang. "Kita akan melihat penyebab masalah ambles," tegas Agus.

Yang lebih penting, Agus menjelaskan, dalam rapat minggu depan, akan dibahas pula bagaimana nasib anggaran proyek pembangunan Hambalang. Apakah distop terlebih dahulu atau dikucurkan.

"Kita harus mengetahui rekomendasi mereka. Dari awal sampai sekarang ini, kita sudah mengeluarkan anggaran Rp 675 milyar," pungkasnya. (mdc/rob)


 
Berita Terkait Kasus Hambalang
 
Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
 
Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
 
Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
 
KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
 
Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]