Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Kemenhub
Komisi V DPR Desek Kemenhub Tingkatkan Standar Penerbangan
Wednesday 02 Sep 2015 13:59:49

Ilustrasi. Tampak suasanan ruang tunggu Gate B1 Bandara Soeta penuh sesak karena delay lebih 2 jam pada beberapa tujuan pesawat.(Foto: BH/sya)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi V DPR RI mendesak Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan pemenuhan standar internasional keselamatan penerbangan dan pelayaran berdasarkan ketentuan ICAO dan IMO. Demikian salah satu butir kesimpulan Komisi V DPR yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPR Lasarus, di Gedung DPR, Selasa, (1/9).

Butir kesimpulan lainnya, terkait keselamatan dan keamanan penerbangan di Provinsi Papua dan Papua Barat, Komisi V DPR RI dan Kementerian Perhubungan juga sepakat akan melakukan pembahasan secara khusus dalam rapat kerja berikutnya.

Pada kesempatan itu, Komisi V DPR RI dan Kementerian Perhubungan sepakat untuk menindaklanjuti rekomendasi hasil-hasil kunjungan kerja Komisi V DPR RI dalam proses pembahasan program dan pengalokasian anggaran Kementerian Perhubungan berdasarkan skala prioritas, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selanjutnya, jelas Lasarus, Komisi V DPR RI juga mendesak Kementerian Perhubungan untuk melakukan upaya percepatan penyerapan anggaran termasuk mengatasi hambatan, sehingga target pencapaian yang direncanakan dapat terealisasi minimal sebesar 84,59%.

Komisi V DPR RI dan Kementerian Perhubungan sepakat bahwa kelengkapan dokumen seperti Term of Reference (TOR) dan Detail Engineering Design (DED) merupakan bagian persyaratan, yang harus dipenuhi dalam proses penyusunan dan pembahasan anggaran Kementerian Perhubungan pada tahun anggaran selanjutnya.(Sugeng/dpr/bh/sya)


 
Berita Terkait Kemenhub
 
OTT Uang Miliaran di 33 Tas, KPK Tetapkan Dirjen Hubla Kemenhub Jadi Tersangka
 
Antisipasi Buku Pelaut Palsu, Syahbandar Samarinda Cek Rutin Keluar Masuk Kapal
 
Polisi Tangkap Pembuat Dokumen Palsu Buku Pelaut
 
Tiga Oknum PNS Kemenhub Resmi Jadi Tersangka OTT Pungli
 
Kapolri Lakukan OTT Pungli di Kemenhub
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]