Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Pencemaran Nama Baik
Komedian Arsenio Hall Gugat Sinead O'Connor
2016-05-07 08:54:00

Arsenio Hall (kiri) dan Sinéad O'Connor (kanan).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komedian Arsenio Hall mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap penyanyi Sinead O'Connor, yang menuduh dia menyediakan narkoba untuk legenda musik Prince, yang kematiannya pada 21 April memunculkan spekulasi tentang overdosis.

Gunatan lima juta dolar AS yang diajukan pada, Kamis (5/5) ke Pengadilan Tinggi Los Angeles menyebut O'Connor sebagai "pencari perhatian putus asa" dan mengklaim bahwa Hall dan O'Connor tidak pernah saling bicara dalam 25 tahun.

Prince meninggal dunia pada 21 April di Paisley Park, kompleks rumah dan studionya di pinggiran Minneapolis.

Satu sumber penegak hukum yang mengetahui penyelidikan kematian Prince mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa resep obat opioid ditemukan di tempat kejadian, dan media Minnesota menyebut penawar rasa sakit Percocet ditemukan dalam sistem tubuhnya.

Autopsi bisa makan waktu berminggu-minggu sampai hasilnya bisa disampaikan ke publik menurut otoritas.

Pada Senin, penyanyi Irlandia Sinead O'Connor yang lagu hit terbesarnya tahun 1990 merupakan karya Prince "Nothing Compares 2 U", mengunggah catatan di akun Facebook yang menuduh Hall menjadi pemasok narkoba untuk Prince selama bertahun-tahun.

"Dua kata bagi DEA yang menyelidiki dari mana Prince mendapatkan narkoba selama puluhan tahun... Arsenio Hall," demikian isi unggahannya di Facebook.

O'Connor juga mengklaim Hall, bekas pemandu acara tengah malam, "memaku" dia dengan obat-obatan tak dikenal bertahun-tahun lalu dalam sebuah pesta.

Gugatan Hall menyebut pernyataan O'Connor's dengan cepat menyebar, menyebabkan "bahaya besar" bagi reputasinya.

"Tuduhan keji O'Connor bahwa Hall terlibat dalam tindakan kriminal ini tercela, kebohongan yang dibuat," demikian antara lain isi gugatan itu.

Dalam unggahan di Facebook pada Jumat yang berjudul "Regarding Arse-inio Hall's laughable threats" (Tentang Gertakan Menggelikan Arse-inio Hall) O'Connor mengatakan dia "geli" mendengar gugatannya dan menambahkan bahwa pihak berwenang serius menanggapi tuduhannya.

"Saya tidak suka narkoba membunuh para musisi. Dan saya tidak suka Arsenio Hall," tulis O'Connor, sebelum menambahkan lontaran penuh hinaan.

Seperti dilansir kantor berita Reuters, Prince dijadwalkan bertemu dengan dokter dengan spesialisasi menangani kecanduan sehari setelah kematiannya menurut pengacara sang dokter.

Otoritas Federal, termasuk Badan Anti-Narkoba Amerika Serikat (Drug Enforcement Administration/DEA) pada Kamis juga menyatakan mereka ikut menyelidiki kematian sang musisi.(antaranews/bh/sya)


 
Berita Terkait Pencemaran Nama Baik
 
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
 
• Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
 
• Diduga Lalai, Pengusaha Muda Laporkan sebuah Bank Pemerintah ke Polisi
 
• Kasus Denny Siregar, Kapolda Jabar: Saya Baru Dengar dari Wartawan
 
• Ustadz Maheer Ditangkap, Tengku Zulkarnain Tanya Soal Penghina Habib Rizieq
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]