Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Perdamaian
Komandan Satgas Konga XXVI-E2/Unifil Berikan Jam Komandan
Thursday 05 Dec 2013 09:08:11

Letkol Inf Yuri Elias Mamahi memberikan Jam Komandan kepada 135 personel Indo FPC di lapangan Soedirman Camp Markas Satgas Indo FPC, Naqoura, Lebanon Selatan, Selasa (3/12) kemarin.(Foto: Ist)
KONGA, Berita HUKUM - Komandan Satgas Indo FPC (Force Protection Company) Kontingen Garuda (Konga) XXVI-E2/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon), Letkol Inf Yuri Elias Mamahi memberikan Jam Komandan kepada 135 personel Indo FPC di lapangan Soedirman Camp Markas Satgas Indo FPC, Naqoura, Lebanon Selatan, Selasa (3/12) kemarin.

Jam Komandan ini merupakan evaluasi serta pengarahan yang diberikan oleh Komandan Satgas Konga XXVI-E2/Unifil sebelum rangkaian kegiatan kepulangan seluruh personel kembali ke tanah air.

Dalam sambutannya, Komandan Satgas Konga XXVI-E2/Unifil, Letkol Inf Yuri Elias Mamahi menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi, disiplin dan loyalitas yang telah ditunjukan seluruh personel Satgas Indo FPC dalam melaksanakan tugasnya mengemban misi perdamaian UNIFIL di Lebanon, sehingga dapat menghantarkan Satgas Indo FPC Konga XXVI-E2/Unifil melaksanakan tugas pokoknya dengan baik.

Ada beberapa penekanan yang disampaikan, diantaranya bidang pengamanan yaitu untuk tetap waspada di ending mission ini, jangan sampai lengah serta pengecekan kelengkapan administrasi, seperti Id card, pasport, kartu kuning kesehatan jangan sampai tertinggal pada saat penerbangan.

Lebih lanjut Komandan Satgas Konga XXVI-E2/Unifil, Letkol Inf Yuri Elias Mamahi berharap, walaupun tugas misi perdamaian telah usai namun kebersamaan dan ikatan kekeluargaan yang telah terjalin dengan baik selama ini, hendaknya dipelihara hingga sekembalinya ke tanah air dan kesatuan masing-masing. “Sekembalinya kesatuan masing-masing yang beraneka ragam baik dari Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara agar selalu menjaga silaturahmi keluarga besar Satgas Indo FPC Konga XXVI-E2/Unifil”, katanya.(tni/bhc/sya)


 
Berita Terkait Perdamaian
 
• Menlu RI: Dunia Menaruh Harapan Besar Kontribusi Indonesia dalam Perdamaian Dunia
 
• 1.169 Prajurit TNI Misi Perdamaian PBB kembali dari Lebanon
 
• Kapuspen TNI: Sejak 1957 Sebanyak 32.191 Prajurit TNI Aktif dalam Misi PBB
 
• Misi Perdamaian TNI Mengemban Kredibilitas TNI
 
• Menhan: Pentingnya Kerjasama Internasional Demi Ciptakan Perdamaian dan Stabilitas
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]