Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
TNI
Kolonel Pnb Sri Mulyo Handoko Resmi Jabat Danlanud Halim Perdanakusuma
2016-04-12 14:19:38

Suasana upacara sertijab Danlanud Halim PK dari Kolonel Pnb Sri Mulyo Handoko di Taxi Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Selasa (12/4).(Foto: BH/yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kolonel Pnb Sri Mulyo Handoko, S.I.P., M.AP. resmi menjabat Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggantikan Marsekal Pertama TNI Umar Sugeng Hariyono, S.I.P., SE., MM.yang selanjutnya ditugaskan sebagai Wakil Asisten Operasi Kepala Staf TNI AU (Wassops Kasau).

Upacara Serah terima jabatan (Sertijab) dipimpin langsung Pangkoopsau I Marsekal Muda Yuyu Sutisna di Taxi Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Selasa (12/4). Dalam pesannya Pangkoopsau mengatakan, agar Danlanud Halim Perdanakusuma yang baru bisa melanjutkan kinerja yang diwariskan oleh pendahulunya.

Selanjutnya Yuyu mengatakan Lanud Halim Perdanakusuma sangat strategis karena berada di Ibu Kota. Beberapa operasi rutin dilakukan di Lanud Halim Perdanakusuma seperti operasi perang, selain perang, VVIP, dan tugas utama pengamanan tamu VVIP.
"Dengan pergantian pejabat ini, saya harapkan pejabat baru bisa melaksanakan tugas dengan baik," kata Pangkoopsau I Yuyu di Lanud Halim Perdanakusuma, Selasa,(12/4).

Pangkoopsau juga menekankan agar Danlanud yang baru lebih peka dan mengedepankan keselamatan penerbangan.

"Khusus untuk keselamatan kerja, untuk zero accident memang tidak mudah tapi bisa diraih. Tidak ada toleransi apapun terhadap pelanggaran keselamatan terbang dan kerja," katanya.

Yuyu menambahkan, sebagai Lanud yang memiliki posisi strategis, setiap operasi TNI dan pemberangkatan Presiden, Wakil Presiden, menteri, dan tamu negara selalu mendarat dan berangkat dari Halim Perdanakusuma. Selain itu, di tempat tersebut juga menjadi home base pesawat angkut.

"Sehingga kita tahu negara kita sering terjadi bencana dan sangat memerlukan pesawat angkut yang banyak. Ini menjadi konsen saya terhadap Halim Perdanakusuma. Hercules ada di sini, pesawat angkut sedang CN-925 ada disini, CN-235 disini, jadi banyak disini, pesawat VIP juga ada disini," ujar Yuyu.

Menurut Yuyu, butuh kesiapan yang tinggi untuk memimpin Lanud Halim Perdanakusuma. Mengingat posisinya yang begitu strategis. "Mengingat Lanud Halim ini sangat strategis, sehingga menuntut kesiapan yang tinggi untuk bertugas disini," tegas dia.

Kolonel SM Handoko merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1987 dari kesatuan penerbang. Pria kelahiran Ponorogo tahun 1963 itu merupakan penerbang pesawat Fokker-27.

SM Handoko pernah menjabat Komandan Wing 1 Lanud Halim Perdanakusuma, Direktur Operasi (Dirops) Komando Pendidikan TNI AU, dan sebelum menjabat Danlanud Halim, Handoko bertugas sebagai Perwira Pembantu Pembinaan dan Pendidikan Asisten Personil KSAU (Paban IV/Bindik) di Markas Besar TNI AU, Cilangkap.

"Saya menggantikan beliau sudah empat kali, dari Danskadron, Kadisops, Danwing, dan sekarang Danlanud," ujar Handoko.

Perwira berpangkat Kolonel yang sebelumnya menjabat sebagai Paban IV/Bindik Spersau ini menambahkan, dirinya akan concern melakukan pembinaan kesatuan yang ada di Lanud Halim Perdanakusuma.(bh/yun)


 
Berita Terkait TNI
 
• Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
 
• Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
 
• Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
 
• Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
 
• Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]