Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Gempa
Kogasgabpad TNI Bersama Warga Bersihkan Puing-Puing Rumah di Lombok
2018-09-05 21:10:36

LOMBOK, Berita HUKUM - Prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) rehabilitasi dan rekonstruksi, masih terus melaksanakan pembersihan puing-puing rumah yang terkena dampak gempa bumi di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Prajurit TNI dari Satuan Zeni didampingi Serda Achmad Riyanto Babinsa Koramil 1606-07/Gunung Sari bersama warga masyarakat bahu-membahu bergotong-royong membersihkan puing-puing rumah yang telah dirobohkan di salah satu rumah warga di Dusun Lendang Bajur, Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, Rabu (5/9).

Tidak hanya melaksanakan pembersihan puing-puing rumah, Prajurit TNI bersama warga masyarakat juga melaksanakan perobohan bangunan rumah dan sekolah-sekolah yang mengalami rusak berat, termasuk membersihkan fasilitas umum. Sebelum dirobohkan sesuai kesepakatan dengan warga, aliran listrik diputus terlebih dahulu untuk menghindari korsleting listrik.

Menurut H. Hamdi (46) Kepala Dusun Lendang Bajur, rumah warga yang rusak ringan maupun berat sebanyak 800 rumah. "Alhamdulillah warga di kampung kami tidak ada korban jiwa, hanya beberapa luka-luka ringan dan enam orang luka berat akibat tertimbun rumahnya yang roboh dan sekarang dalam masa pemulihan," tuturnya.

"Kita sangat bersyukur dengan datangnya aparat dari TNI, pemerintah, relawan dan yang lainnya turut serta membantu, jadi beban ini terasa ringan. Apalagi saat membersihkan puing, coba kalau kita pakai manual susah kita, untung ada alat berat jadi lebih ringan," ungkapnya.

Selanjutnya Hamdi mengatakan bahwa alat berat milik TNI tersebut baru lima hari berada di Dusun Lendang Bajur, dimana sebelumnya membantu membersihkan puing-puing yang berada di dusun-dusun lainnya. "Kita bekerja bersama-sama dengan anggota dan istirahat makan bersama-sama. Alhamdulillah sampai sekarang sudah tujuh rumah yang sudah dirobohkan, di RT 1 ini tinggal tiga rumah lagi," ujarnya.

Ditambahkan pula bahwa kedepan, warga berharap bisa dibuatkan rumah hunian sementara sebelum mempunyai uang untuk bisa membangun rumah mereka kembali. Selain itu, sekolah-sekolah yang rusak berharap segera diperbaiki kembali sehingga anak-anak mereka dapat bersekolah dengan aman.

"Tanah wakaf yang ada bisa kita manfaatkan untuk membuat rumah sementara karena sudah dirasa aman, ada juga warga yang sudah membuat tenda darurat di atas tanahnya yang sudah dibersihkan sepulang mereka dari tempat pengungsian," kata Hamdi.(TNI/bh/sya)


 
Berita Terkait Gempa
 
Gempa Mematikan 7,8 SR di Turki dan Suriah, Total Korban Meninggal Sedikitnya 3.500 Orang
 
Team AREA DPD Bekasi Peduli Kirim Bantuan ke Lokasi Gempa Bumi Cianjur
 
6 Orang Meninggal dalam Gempa Magnitudo 6,1 Mengguncang Malang
 
Sebanyak 42 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa 6,2 SR di Sulawesi Barat
 
Konsisten Dampingi Lombok, Wujud Ta'awun MDMC dan LazisMu untuk Negeri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]