Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
PDIP
Kisruh DCS, Kader PDIP Langkat Mengamuk dan Rusak Kantor
Monday 22 Apr 2013 00:37:34

Ilustrasi, Kantor DPD PDI Perjuangan Tebet Jakarta Selatan.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
LANGKAT, Berita HUKUM - Kisruh dalam penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) anggota Legislatif menuai masalah di internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Langkat, Sumatera Utara (Sumut). Puluhan kader mengamuk dan merusak kantor partai tersebut.

Aksi perusakan itu terjadi pada Minggu (21/4) malam. Sejumlah massa kader tiba-tiba datang ke kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Langkat di Jalan Proklamasi, Stabat, Langkat.

Akibatnya, seisi kantor porak-poranda. Seluruh meja dan kursi yang ada di ruangan yang ada di dalam kantor dirusak. Mulai dari ruang ketua hingga ruang pertemuan. Kaca-kaca kantor juga tak lepas dari amuk massa.

Wakil Ketua PDIP Langkat Jumari menyatakan, aksi dipicu masalah penetapan DCS legislatif dari PDIP. Ada sebagian caleg yang pindah lokasi, dan ada pula yang namanya tidak tercantum dalam DCS.

"Mereka marah karena namanya di daftar caleg dipindahkan dari satu daerah pemilihan ke daerah pemilihan yang lain. Ada juga yang semula namanya sudah diusulkan, tetapi tidak masuk dalam DCS," kata Jumari.

Hingga Minggu malam, para kader masih bertahan di kantor tersebut, menunggu kepastian dipenuhinya tuntutan mereka soal DCS. Polisi juga sudah berada di lokasi untuk mengantisipasi keadaan. Demikian seperti yang dikutip dari detikcom.(rul/mok/dtk/bhc/rby)


 
Berita Terkait PDIP
 
• Perbandingan oposisi era SBY vs Jokowi vs Prabowo, saat ini PDIP tegaskan sebagai partai penyeimbang
 
• Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
 
• PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI
 
• Deddy Sitorus PDIP Mengajak Mengundurkan Diri secara Massal, Waduh
 
• Pengamat: Megawati Tak Gentar, Anggap Kasus Hasto Kristiyanto Cuma Angin Sepoi-sepoi, Bukan Badai
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]