Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
PKPI
Ketum PKPI: Pentingnya Peran Pemuda dalam Membangun Bangsa
2018-06-20 17:19:34

Tampak Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono saat acara Halal Bihalal PKPI, Rabu (20/6).(Foto: BH/mos)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menggelar halal bihalal. Dalam sambutannya, Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono menegaskan bahwa pentingnya peran pemuda dalam membangun bangsa.

"Sejarah bangsa ini pemuda selalu punya peran dalam membangun bangsa, bidang kepemudaan harus menjadi bidang yang paling kuat," katanya di Menara Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/6).

PKPI,menurut Diaz, mendapat banyak dukungan terutama dari para keluarga kalangan militer maupun kepolisian."Partai ini secara tradisional adalah partai dengan basis suara dari keluarga TNI Polri," ujarnya.

Diaz menambahkan, oleh karena itu partainya membuat terobosan baru yang belum dimiliki oleh partai politik lain.

"Kita harus membuat orang lain tercengang dimana kita bisa memadukan masa lalu bangsa dengan masa lalu sejarah partai dengan membuat bidang kesejahteraan prajurit dan veteran," paparnya.(bh/mos)


 
Berita Terkait PKPI
 
• Ketum PKPI: Pentingnya Peran Pemuda dalam Membangun Bangsa
 
• PKPI Melaporkan Komisioner KPU Hasyim Asyari ke Polda Metro Jaya
 
• PKPI Resmi Jadi Ikut Pemilu 2019 dengan No Urut 20
 
• Ketika Hendropriyono Berbeda dengan Yusril
 
• Gagal Dapat Kursi Camelia Lubis Pulang Kampung
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]