Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
PBNU
Ketum PBNU: Hatta Rajasa Cocok Ikut Capres 2014
Monday 29 Jul 2013 11:37:00

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj mendukung Hatta Rajasa menjadi calon presiden pada Pemilu 2014 mendatang.

"Sebab, Pak Hatta anak yang baik, tunas bangsa yang baik dan siap untuk estafet menjalani roda kepemimpinan," kata Said usai acara peresmian Pondok Pesantren Luhur At-Tsaqafah Ciganjur, Jakarta, Minggu (28/7).

Said menuturkan kalau Nahdhatul Ulama (NU) melihat sosok calon-calon pemimpin yang sudah mendeklarasikan diri untuk maju dalam ajang Pilpres 2014 nanti tampaknya tidak ada persoalan. Sejauh ini, dia melihat semuanya baik-baik saja.

"NU meliat semua baik, yang saya harapkan generasi muda, bersih, tanggungjawab, punya kapabilitas cukup. Sudahlah yang tua gantian kan sudah banyak jasanya, tapi saya tidak menentukan siapa-siapa," terangnya, seperti yang dikutip dari inilah.com.

Menurut dia, memang semua calon dianggap cocok untuk tampil di hajatan lima tahun sekali tersebut. Namun demikian, Said melihatnya kalau ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) pantas maju dalam Pilpres 2014 nanti.

"Semua cocok tapi bukan berarti saya dukung. Pak Hatta generasi muda, bersih," imbuh dia.(gus/inc/bhc/rby)


 
Berita Terkait PBNU
 
PBNU Sesalkan 5 Tokoh Nahdliyin Temui Presiden Israel: Lukai Perasaan Muslim
 
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman Sambangi PBNU
 
Cetak Sejarah, Akhirnya Kyai Said Aqil PBNU Dapat Jatah Komisaris BUMN
 
Said Aqil Sebut Suara NU Dimanfaatkan Di Pilpres, Haikal Hasan: Itulah Tingkah Pemerintah Kita
 
Pembakaran Bendera Tauhid Jadi Catatan Penting untuk Dikaji
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]