Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Muhammadiyah
Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir Temui Ketum MUI Ma'ruf Amin
2017-02-03 06:34:21

Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Bersilaturahim kepada KH Ma'ruf Amin, Ketua Umum MUI Pusat, Kamis (2/2).(Foto; Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Kamis (2/2) menemui Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin.

Pertemuan tersebut digelar di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan tersebut, Haedar menyampaikan dukungannya atas peran-peran sosial keagamaan yang selama ini telah dijalankan oleh MUI.

Dalam kesempatan tersebut Haedar juga menyampaikan bahwa belakangan ini banyak masalah yang tengah dihadapi oleh Bangsa Indonesia, khususnya Umat Muslim. Baik dalam hal politik, maupun juga ekonomi.

"Ukhuwah Islamiyah jangan terganggu oleh ulah 1 atau 2 orang," imbuh Haedar.

Selain itu, Haedar secara khusus juga menyampaikan dukungannya secara pribadi kepada Rais Aam Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) tersebut, setelah sebelumnya dalam persidangan perkara dugaan penodaan agama, Selasa, 31 Januari 2017, Ahok menyatakan akan melaporkan Ma'ruf ke polisi, atas kesaksian yang diberikan oleh Ma'ruf.

"Tidak boleh ada seorang pun yang memperlakukan ulama secara tidak patut, apalagi menghina dan merendahkan," pungkas Haedar.(adam/muhammadiyah/bh/sya)



 
Berita Terkait Muhammadiyah
 
• Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
 
• Kalender Hijriah Global Tunggal: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah
 
• Jusuf Kalla Sebut Pikiran Moderat Haedar Nashir Diperlukan Indonesia
 
• Tiga Hal yang Perlu Dipegang Penggerak Persyarikatan Setelah Muhammadiyah Berumur 111 Tahun
 
• 106 Tahun Muhammadiyah Berdiri Tegak Tidak Berpolitik Praktis, Berpegang pada Khittah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]