Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Gerindra
Ketum Gerindra: Kita Akan Terus Setia Kepada Rakyat Indonesia
2016-02-06 12:53:22

Ketua Umum DPP Partai Gerindra H. Prabowo Subianto.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Perayaan hari ulang tahun ke-8 Partai Gerindra dilakukan sederhana melalui acara syukuran di Kantor DPP Partai Gerindra. Acara tersebut dihadiri oleh petinggi, kader, dan simpatisan Partai Gerindra dari berbagai daerah. Pada kesempatan ini Ketua Umum DPP Partai Gerindra, H. Prabowo Subianto menegaskan bahwa Gerindra akan terus setia dan tidak gentar berjuang untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

"Kita dari awal mengatakan Indonesia harus kembali ke UUD 1945, kita akan terus menyuarakan kebenaran ini karena ekonomi Indonesia hanya bisa diselamatkan jika kita kembali ke pasal 33," ujar Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta, Sabtu (6/2).

Ia juga menegaskan bahwa Gerindra adalah partai akar rumput dan tidak akan surut walaupun harus berjuang sendirian. Dalam penutupan pidatonya, Prabowo Subianto berpesan kepada kader Gerindra bahwa dalam melanjutkan perjuangan tidak boleh ada kata gentar dalam hati mereka.

"Kita setia dari hati, bukan hanya dari mulut, bukan hanya slogan atau mantra, kita setia kepada pendiri bangsa dan kita hayati kesetiaan itu. Jika kita memperjuangkan kebenaran, berjuang dijalan yang lurus dan diridhoi oleh Allah SWT, ramai-ramai atau kita berjuang sendiri pun kita akan tetap berjuang, dan Gerindra tidak akan pernah takut! Merdeka!, Dirgahayu Partai Gerindra," tegas Ketua Umum DPP Partai Gerindra H. Prabowo Subianto menutup sambutannya.

Partai Gerindra

Partai Gerindra adalah partai politik yang mempunyai visi untuk menjadi partai politik yang mampu memberikan kesejahteraan pada rakyat, keadilan sosial, dan tatanan politik negara yang berlandaskan Pancasila dan UUD 45 dalam wadah NKRI. Pada Pemilu 2014, Partai Gerindra berhasil menjadi partai ke 3 terbesar dan meraih 73 kursi di DPR RI. Dari banyaknya penghargaan yang diterima Partai Gerindra diantaranya adalah penghargaan dari Transparency International Indonesia (TII) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai partai politik dengan transparansi keuangan terbaik, serta dari Komisi Informasi Publik (KIP) sebagai partai politik paling transparan.(gmc/ar/bh/sya)


 
Berita Terkait Partai Gerindra
 
Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur
 
Sindir RY, Gerindra Ingatkan Bahaya DNA Koruptor di Bogor
 
Sandiaga Uno Kembali ke Gerindra dan Tak Incar Posisi
 
Menang Gugatan Pengadilan, Mulan Jameela dkk Siap Menatap Senayan
 
Gerindra: Demi Indonesia, Prabowo Rela Dikecam karena Bertemu Jokowi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]