Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Gorontalo
Ketua Pokja Forum KTI: Bangun Kemitraan Demi Membangun KTI Lebih Baik
Wednesday 07 Nov 2012 15:25:10

Ketua Pokja Forum Kawasan Timur Indoensia (KTI), Prof. Dr. Ir. Winarni Monoarfa, MS.(Foto: Ist)
GORONTALO, Berita HUKUM - “Forum Kawasan Timur Indonesia hadir menjembati para stakeholders untuk berinteraksi. Interaksi ini bermanfaat untuk membangun kepercayaan yang mengarah pada reformasi dan mendorong proses pembangunan yang lebih efektif,” jelas Ketua Pokja Forum Kawasan Timur Indoensia (KTI), Prof. Dr. Ir. Winarni Monoarfa, MS, pada Forum Kepala BAPPEDA Provinsi se-KTI VIII, pada (2/11) lalu.

Dihadapan forum yang turut dihadiri oleh Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas tersebut, Winarni mengatakan, Forum KTI merupakan forum terbuka bagi para reformasi pembangunan, terutama reformasi yang berada di kawasan dengan keanggotaan berasal dari kalangan pemerintah, akademisi, organisasi non pemerintah dan sektor swasta.

“Mereka adalah pembaharu sosial di bidang masing-masing yang senantiasa membangun relasi antar pihak dan antar daerah untuk membangun kemitraan dan inovasi sosial demi membangun Kawasan Timur Indonesia yang lebih baik,” tuturnya.

Diuraikannya, Forum KTI yang difasilitasi oleh Yayasan Bakti, kembali akan memfasilitasi Forum Kepala BAPPEDA Provinsi Se-KTI VIII. Hingga saat ini sudah dilaksanakan delapan kali pertemuan dan hubungan antar Kepala BAPPEDA Provinsi se-KTI secara kompak. Pertemuan Forum Kepala Bappeda Provinsi ini akan menjadi Forum tukar solusi antar Kepala Bappeda, demikian juga hubungan dengan Pemerintah Pusat, dalam hal ini Bappenas, koordinasinya sudah semakin kuat. Ibu Menteri Bappenas sendiri juga hadir pada Pertemuan Forum Kepala Bappeda Provinsi ke-6 di Jakarta tersebut.

Forum Kepala Bappeda Provinsi Se-KTI memberikan input resmi untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN 2010-2014), Rencana Kerja Pembangunan (RKP) 2012 dan Masterplan untuk Percepatkan dan Pengembangan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Melalui Forum ini, yang cakupan wilayahnya meliputi 4 pulau besar yaitu Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua, diharapkan dapat memberikan masukan pada RPJMN 2015-2019 yang berdimensi kewilayahan.

Seperti kita ketahui lanjut Winarni, bahwa Bappenas sedang dalam proses penyusunan untuk naskah akademis RPJMN 2015-2019 sebagai proses teknokratis dalam siklus perencanaan.

“Sehingga masukan berharga dari Ibu/Bapak serta diskusi yang konstruktif sangat diharapkan pada Forum ini. Selain itu, diharapkan para Kepala Bappeda dapat menyampaikan evaluasi terhadap pencapaian program prioritas pembangunan masing-masing provinsi berbasis kewilayahan terhadap RPJMN 2010-2014,” jelas Winarni.

Mantan Kepala BAPPEDA yang juga Sekda Provinsi Gorontalo tersebut, kembali didaulat dan tetap dipercayakan memegang kembali kendali sebagai Koordinator Forum Kepala Bappeda Provinsi se-KTI oleh peserta forum yang terdiri dari, Para Kepala Bappeda Provinsi di KTI, Pokja Forum KTI, Wakil dari AusAID, AIPD, CIDA, JICA, Focal Point Jaringan Peneliti KTI (JiKTI), serta Sekjen BKPRS.(bhc/shs)


 
Berita Terkait Gorontalo
 
• Dedy Hamzah Minta Pemprov Gorontalo Transparan dalam Pemangkasan Tenaga Honorer
 
• Inspektorat Kabgor Lakukan Kunjungan Awal Tahun Ke Kantor BPKP Provinsi Gorontalo
 
• Gelar Lomba Tari Dana Dana, Rahmijati Jahja Selamatkan Budaya akan Punah di Kabupaten Gorontalo
 
• Remaja Belia di Limboto Barat Kedapatan Bawa Panah Wayer
 
• Tumbuhkan Etos Kerja Bagi Masyarakat Gorontalo, Arifin Jakani: Hilangkan Budaya 'Tutuhiya'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]