Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
DPR RI
Ketua DPR Siap Buka Ruang Dialog Dengan Mahasiswa
2019-09-25 18:22:12

Tampak suasana puluhan ribu massa aksi mahasiswa dari berbagai Univertitas serta para Buruh melakukan demo didepan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9).(Foto: BH /mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan selalu memberi ruang kepada para mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi di depan Kompleks Parlemen untuk berdialog di dalam Gedung DPR RI. Bahkan pada Selasa (24/9/2019) sore, ia dengan didampingi Sekretaris Jendral DPR RI Indra Iskandar berusaha menemui mahasiswa yang berunjuk rasa di depan Kompleks Parlemen.

Bamsoet, sapaan akrab Ketua DPR RI itu sempat berkomunikasi dengan salah satu aaprat kepolisian untuk memastikan kondisi demonstrasi. "Saya bersedia bertemu kapan saja dengan adek-adek mahasiswa. karena saya yakin dan percaya kami di DPR sudah memenuhi aspirasi mahasiswa," jelasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9).

Namun, ketika ia beserta rombongan mendekati pagar Kompleks Parlemen, aparat menembakkan gas air mata ke arah luar, karena pendemo memaksa masuk dengan mendobrak pagar. "Kita berupaya memenuhi itu, tapi ternyata sudah pecah adanya gas air mata dan mahasiswa udah mulai anarkis, mulai menjebol pagar. Maka diambil langkah langkah preventif untuk membubarkan masa itu dimungkinkan sesuai protap," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bamsoet mengimbau kepada mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi untuk menurunkan tensi. Pasalnya, ujar Bamsoet, sejumlah aspirasi mereka sudah diakomodir oleh DPR RI. "Saya mengimbau kepada adik-adik mahasiswa agar menurunkan tensi, karena semua tuntutannya sudah kami penuhi terkait dengan RUU KUHP dan RUU Pemasyarakatan," tandasnya.

Bamsoet menegaskan bahwa DPR RI juga belum berencana mengesahkan RUU Minerba dan RUU Pertanahan yang diminta untuk ditunda oleh mahasiswa. Bahkan, ia menepis isu DPR RI akan mengesahkan RUU Ketenagakerjaan. "Itu belum dibahas di tingkat I, mungkin belum masuk juga ke Panja. Semoga negara kita damai, dan kita bisa melakukan kerja-kerja produktif," harap Bamsoet.

Legislator Fraksi Partai Golkar itu berharap petugas keamanan menangani massa dengan bijaksana. serta mahasisawa jangan terkena provokasi. "Saya berharap pada petugas keamanan menangani dengan bijaksana dan saya juga minta mahasiswa jangan terprovokasi jangan terpancing dengan hasutan yang tidak benar," imbau legislator dapil Jawa Tengah VII itu.(rnm/sf/DPR/bh/sya)


 
Berita Terkait DPR RI
 
DPR Dukung Semua Program Pemerintah Selama untuk Kesejahteraan Rakyat
 
Polisi Tetapkan Pengguna dan Pembuat Plat DPR RI Palsu Jadi Tersangka
 
Putusan MKMK Bisa Jadi Amunisi Politik Bagi DPR RI Memakzulkan Presiden Jokowi
 
Seluruh Fraksi DPR, DPD dan Pemerintah Setuju RUU 5 Provinsi Dibawa ke Rapat Paripurna
 
Ini Kisah 'Falun Gong' yang Hadir dalam Rapat Paripurna DPR-RI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]