Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilgub Sumut
Ketua Bawaslu: Panwaslu Sumut Jangan Seperti Polisi India
Thursday 28 Feb 2013 00:58:20

Pidato Ketua Bawaslu, M El Hamid, Rabu (27/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
MEDAN, Berita HUKUM - Dalam pidato pembukaan dan pengarahan kepada jajaran Panwaslu KPU Se-Sumatera Utara Rabu (27/2), Ketua Bawaslu Muhammad El Hamid mengingatkan agar jajaran Panwaslu dibawahnya hingga pengawas ke Kecamatan agar bekerja sungguh-sungguh dengan penuh tanggung Jawab.

Ketua Bawaslu juga mengingatkan kepada para kandidat Gubernur dan pendukungnya agar senantiasa memiliki prinsip siap kalah dan siap menang, artinya bagaimana kita menjalin koordinasi secara bersama-sama.

M El Hamid meminta agar beban pengawasan Pemilu Kada Sumut saat ini, supaya semua jangan dilimpahkan kepada Bawaslu, kita tidak akan sanggup. Keingginan kita peran serta semua lapisan masyarakat, sebagai penanggungjawab dalam proses Pemilu Kada.

"Kita tidak mau Panwaslu bekerja seperti Polisi dalam film India, lihatlah Polisi India itu, jika kasus pembunuhan, tersangkanya sudah pergi, sanksinya sudah hilang, baru Polisi India datang dan kita tidak mau seperti itu," ujar M Al Hamid.

Ditambahkannya epektifitas dan persfektip Panwaslu harus bagus, kami akan merasa puas dan sukses bila pencegahan pelanggaran dalam proses Pemilu Kada dapat terjadi.

"Sejauh ini kami Bawaslu tidak berharap untuk mengeluarkan kartu kuning apalagi kartu merah sampai keluar, kami tidak inginkan itu. Dan pemilu kada itu nantinya harus tetap berjalan tertib dan baik," pungkas M Al Hamid.

Selanjutnya Ketua Bawaslu memukul Gong sebanyak 2 kali sebagai Simbolis bahwa acara yang digelar selama tiga hari di hotel Grand Angkasa Medan resmi dibuka.(bhc/put)


 
Berita Terkait Pilgub Sumut
 
• Saksi Pasangan Ganteng Bantah Soal Money Politic dan Black Campaign
 
• Saksi Ungkap Kecurangan Pasangan Ganteng
 
• Inilah Hasil Perolehan Suara Pilkada Sumut Seluruh Kabupaten/Kota
 
• KPU Medan Tolak Pencoblosan Ulang
 
• Saksi Esja Minta Kota Medan Mencoblos Ulang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]