Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Bea dan Cukai
Ketua Auditor Bea Cukai Hanif Adnan Diperiksa Penyidik Polri
Tuesday 26 Nov 2013 21:47:19

Mabes Polri.(Foto: BH/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di lingkungan Bea dan Cukai, hingga malam ini penyidikan masih terus lakukan pengembangan.

Diketahui bahwa, pemeriksaan dilakukan di Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Selasa (26/11) dimana pemeriksaan dilakukan sejak pukul 14:00 WIB, dimana penyidik Subdit Pencucian uang Direktorat Ekonomi Khusus Mabes Polri, masih memeriksa auditor Bea Cukai. Pemeriksaan ini terkait dugaan penyimpangan 11 perusahaan yang menyuap pejabat Bea Cukai Heru Sulatyono.

Adapun Auditor yang diperiksa tersebut yaitu Ketua Auditor Bea Cukai Hanif Adnan dan pengendali teknis Audit Bea Cukai Widhi Hartono.

"Keduanya sebagai saksi," kata Kasubdit Pencucian Uang Kombes Agung Setya, seperti dilansir detikcom, hingga pukul 19:30 WIB pemeriksaan masih dilakukan.

Pada kasus suap dalam bentuk Polis asuransi sebesar Rp11,4 miliar ini, diduga Heru menerima suap dari Yusran Arif terkait ekspor impor dari 11 perusahaan yang dikelolanya. Heru sudah ditahan Mabes Polri dan menjadi Tersangka.

Selain itu Polri juga sudah melakukan penyitaan atas sejumlah harta benda milik Heru.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Kasus Bea dan Cukai
 
Mabes Polri Segera Memanggil Semua Pejabat Ditjen Bea dan Cukai
 
Ketua Auditor Bea Cukai Hanif Adnan Diperiksa Penyidik Polri
 
Korupsi Bea dan Cukai, Tersangka S Ditahan Kejaksaan
 
Kejaksaan Tinggi DKI dalami Kasus Mark Up di Bea Cukai Tanjung Priok
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]