Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Palestina
Ketegangan Meningkat, Israel Tambah Pasukan di Gaza
Saturday 05 Jul 2014 03:39:47

Prajurit Israel di daerah perbatasan Jalur Gaza.(Foto: Istimewa)
ISRAIL, Berita HUKUM - Israel telah mengirimkan pasukan tambahan di sepanjang batas Jalur Gaza di tengah ketegangan yang meningkat dengan Palestina. Mereka mengatakan langkah ini sebagai respon atas serangan mortir dan roket api dari militan Palestina di Gaza.

Sebelumnya pada Kamis (3/7), Israel telah meluncurkan serangan udara terhadap wilayah itu.

Ketegangan meningkat setelah tiga pemuda Israel dibunuh di Tepi Barat dan seorang pemuda Palestina juga terbunuh di Yerusalem.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel akan bertindak jika ada serangan roket lagi.

"Kami siapkan dua opsi di selatan. Jika serangan roket ke kota-kota kami berhenti, kami juga akan menghentikan aksi kami.

"Opsi kedua adalah jika serangan ke warga kami di selatan berlanjut, maka pasukan kami yang didukung penuh akan bertindak tegas," katanya.

Seorang juru bicara sayap bersenjata kelompok Palestina Hamas, yang menduduki Gaza, memperingatkan Israel bahwa mereka mengambil "langkah bodoh" dan berjanji pembalasan atas setiap serangan terhadap Gaza.

Klik Pemakaman remaja Palestina telah ditunda sehingga pemeriksaan otopsi dapat diselesaikan. Keluarganya mengatakan polisi memberitahu mereka jenazah Mohammed Abu Khdair, 17, akan dirilis awal pada Jumat ini, Reuters melaporkan.

Kasus pembunuhannya sedang diselidiki tetapi ada klaim bahwa pembunuhan merupakan tindakan balas dendam atas meninggalnya tiga pemuda Israel di Tepi Barat.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Palestina
 
• Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
 
• Terekam, Biadabnya Tentara Israel Rayakan Kehancuran RS Indonesia
 
• Insiden Terbunuhnya Ismail Haniyeh Perburuk Situasi Timur Tengah
 
• Muhammadiyah Konsisten Membela Palestina dari Dulu Hingga Kini
 
• Enam bulan pertikaian di Gaza dalam angka
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]