Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Politik
Kesadaran Politik Rakyat Semakin Realistis
Wednesday 27 Feb 2013 12:07:54

Ilustrasi, Pemilihan Umum Kepala Daerah Ibukota DKI Jakarta 2012.(Foto: BeritaHUKUM.com/opn)
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota DPR Hidayat Nurwahid menyebutkan saat ini kesadaran perpolitikan rakyat semakin realistis, lantaran sudah dapat membedakan hal yang terkait masalah pribadi dan masalah bangsa dan negara.

“Pemilihan Gubernur Jawa Barat yang baru-baru ini digelar menjadi bukti betapa masyarakat kita telah mampu bersikap realistis kendati ada kejadian yang menimpa seorang petinggi partai yang terkena kasus tapi tidak mempengaruhi hak pilih masyarakat kepada petinggi lain yang separtai,” katanya saat dijumpai menjelang Rapat Paripurna DPR Jakarta, Selasa (26/2).

Sementara Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi justru prihatin atas pelaksanaan pemilihan kepala daerah di sejumlah daerah yang menurutnya mengalami penurunan jumlah pemilih.

"Memang terdapat kecenderungan penurunan pemilih dalam setiap pemilu kada, rata-rata turun sekitar 60-an persen," ungkap Gamawan kemarin.

Menurut Gamawan, perlu upaya serius dari semua pihak agar partisipasi masyarakat meningkat dalam pesta demokrasi. Bayangkan kata dia, pemilihan Gubernur Jawa Barat yang baru-baru ini digelar cukup besar jumlah golputnya.(rm/ipb/bhc/rby)


 
Berita Terkait Politik
 
Akademikus kritik narasi optimisme pemerintah: Jauh dari realitas, minim empati
 
Dasco Gerindra: Prabowo dan Megawati Tak Pernah Bermusuhan, Saya Saksinya
 
Moralitas dan Spiritualitas Solusi Masalah Politik Nasional Maupun Global
 
Tahun Politik Segera Tiba, Jaga Kerukunan Serta Persatuan Dan Kesatuan
 
Memasuki Tahun Politik, HNW Ingatkan Pentingnya Siaran Pemberitaan yang Sehat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]