Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Longsor
Kerusakan Longsor di Banjarnegara Capai 1,4 milyar Rupiah
Thursday 26 Dec 2013 14:55:06

Ilustrasi, Longsor.(Foto: Isimewa)
BANJARNEGARA, Berita HUKUM - Hampir setiap tahun Kab Banjarnegara, Jawa Tengah terjadi longsor. Untuk antisipasi longsor Bupati Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo, telah menetapkan siaga darurat bencana longsor, banjir dan puting beliung dari 1-12-2013 hingga 28-2-2014. Hujan yang deras, tingginya kerentanan, dan batuan yang labil telah menyebabkan longsor pada 19-24 Desember 2013 di 60 titik di 32 desa di 13 kecamatan. Akibatnya 32 rumah rusak berat, 21 rusak sedang, 56 rusak ringan, 135 rumah terancam dan 46 KK mengungsi.

Pengungsi tersebar di 5 desa. Satu orang meninggal dunia. Kerusakan infrastruktur di 23 titik meliputi jalan, jembatan, sekolah, dan irigasi. Kerusakan mencapai Rp 1,4 milyar. Upaya yang dilakukan BPBD bersama TNI, Polri, relawan dan masyarakat adalah evakuasi, pendirian posko, pengiriman logistik, pembersihan material longsor. Bupati menetapkan masa tanggap darurat longsor 21-12-2013 hingga 3-1-2014.

Kepala BNPB, Dr. Syamsul Maarif, MSi, dalam kunjungan kerja ke lokasi longsor pada Rabu (25-12-2013) menyampaikan ucapan terima kasih atas kinerja Bupati Banjarnegara, BPBD Banjarnegara dan lainnya yang telah berusaha optimal melakukan penanganan bencana longsor. Perda dan pembangunan di Banjarnegara harus menyesuaikan kondisi wilayahnya yang rawan longsor.

"Bentuk perdanya agar tempat hunian yang lama tidak dihuni kembali, setelah warganya relokasi. Tetapi jadi kawasan konservasi sehingga tidak timbul korban. Penduduk harus dilibatkan dalam proses pembangunan. Program penghijauan yang dicanangkan Pemda, bukan hanya berorientasi pada hijau daun saja. Tapi tanamannya harus mampu mengikat tanah dan ada nilai ekonominya. Bio enjineering bisa dilakukan masyarakat" pesannya.

Pada kesempatan itu Kepala BNPB juga memberikan bantuan dana siap pakai Rp 250 juta dan logistik peralatan untuk penanganan darurat di Banjarnegara.(bpb/bhc/rby)


 
Berita Terkait Longsor
 
Desa Wangunjaya Kabupaten Bogor Longsor, Ribuan Nyawa Terancam Banjir Bandang
 
Akibat Galian Tambang PT ABN Jalan Sanga Sanga Muara Jawa Putus, 5 Rumah Amblas
 
Longsor di 3 Titik, Jalan Menuju Kecamatan Kinal Kaur Lumpuh
 
Penandatanganan Kerjasama Pemasangan Sistem Peringatan Dini Bencana Longsor di 19 Daerah Resiko Tinggi
 
5 Alat Berat Dikerahkan, Korban Longsor Brebes 11 Tewas dan 7 Hilang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]