Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Kasus Kepala Sekolah
Kepala Sekolah Menangis Didakwa Gelapkan Dana BOS
Monday 01 Oct 2012 21:37:54

Sidang Mantan Kepala Sekolah (Kasek) SD Negeri 178223 Nadeak Bariba Kecamatan Ronggurnihuta, Samosir, Nursia Nainggolan S.Pd (Foto: BeritaHUKUM.com/fiq)
MEDAN, Berita HUKUM - Mantan Kepala Sekolah (Kasek) SD Negeri 178223 Nadeak Bariba Kecamatan Ronggurnihuta, Samosir, Nursia Nainggolan S.Pd, terdakwa korupsi dana bantuan operasional sekolah (BOS) sebesar Rp 30.796.370, menangis di depan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan, Senin (1/10), pasalnya Nursia memohon kepada Hakim agar tidak menjatuhinya hukuman penjara serta mengijinkannya untuk dapat kembali bekerja sebagai Kepala Sekolah.

"Pak hakim, jangan tahan saya. Saya sudah jujur, dan akan saya ganti kerugian negara ini", ujarnya dipersidangan.

Pasalnya, Nursia, dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Jonner Manik, mengaku telah 30 tahun menjabat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dimana dana BOS dibelanjakannya sendiri untuk keperluan sekolah.

"Saya sendiri yang membeli keperluan sekolah seperti baju dan kapur tulis pak hakim. Memang ada bendahara sama komite sekolah tapi mereka pada saat rapat mengaku menyerahkan tugas mereka kepada saya, dan nggak ada yang mau untuk menjalankan tugasnya, karena alasan jarak yang jauh dari samosir untuk belanja pak. Saya jujur pak hakim", ujar Nursia sambil mengusap air matanya.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), J Ritonga, mendakwa Nursia dalam perkara korupsi dana bantuan operasional sekolah (BOS) dan menyebabkan kerugian negara sebesar Rp. 30.796.370. JPU menilai terdakwa bersalah berdasarkan bukti yang ada, karena telah membuat perhitungan fiktif dengan menyebut adanya mark up 10 orang siswa setiap kelas di SD Negeri 178223 Nadeak Bariba, Samosir tersebut.

Hingga akhirnya, Majelis Hakim menunda persidangan sampai pekan depan, untuk dilanjutkan mendengarkan pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum.(bhc/fiq)


 
Berita Terkait Kasus Kepala Sekolah
 
Kasek Didakwa Korupsi Proyek Rehabilitasi
 
Kepala Sekolah Menangis Didakwa Gelapkan Dana BOS
 
Sembunyikan Informasi Publik, Kepsek SMAN 2
 
Mutasi Ratusan Guru dan Kepsek Sarat Nuansa Politis
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]