Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Bakamla RI
Kepala Bakamla RI Paparkan Peran Bakamla RI dalam Forum Group Discussion
2016-07-22 11:48:45

Tampak Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. saat foto bersama di Forum Group Discussion (FGD).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., memberikan paparan mengenai peran Bakamla RI dalam Pengembangan Sistem dan Arsitektur Penegakan Kedaulatan dan Hukum di Laut pada kesempatan Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) bekerja sama dengan Pusat Pengkajian Strategi Nasional (PPSN) dengan tema Pengembalian Sistem dan Arsitektur Penegakkan Kedaulatan dan Hukum di Laut dalam Rangka Mendukung Pengamanan Kepentingan Negara Kepulauan Indonesia, di Kantor Pusat Pengkajian Strategi Nasional (PPSN), Jl. Patra Kuningan Vlll, nomor 14, Jakarta Selatan, Kamis (21/7).

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Dewan Pembina PPSN Laksamana TNI (Purn) Widodo A.S. dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua IKAL Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, menghadirkan beberapa narasumber yang sangat ahli di bidang penegakan kedaulatan dan hukum di laut, antara lain Laksma TNI (Purn.) Dani Purwanegara, Prof. Dr. Hasjim Djalal, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., Asops Kasal Laksda TNI I.N.G.N. Ary Atmaja, Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP, serta Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Ir. Antonius Tonny Budiono, M.M.

Secara terstruktur, Kepala Bakamla RI memaparkan mengenai kepentingan nasional Indonesia di Laut Indonesia yang terdiri dari keselamatan, keamanan dan perlindungan sumber daya laut.

Sesuai dengan instruksi Presiden RI dalam upaya mengamankan wilayah kedaulatan, yurisdiksi dan aset NKRI yang dituangkan dalam RPJMN 2015 - 2019 antara lain peningkatan kinerja pertahanan dan keamanan secara terpadu di wilayah perbatasan; pengembangan Sistem Monitoring, Kontrol, dan Surveillance sebagai Instrumen Pengamanan Sumber Daya, Lingkungan, dan Wilayah Kelautan; pengoptimalan pelaksanaan pengamanan wilayah perbatasan dan pulau-pulau kecil terdepan; dan peningkatan koordinasi keamanan dan penanganan pelanggaran di laut.

Paparan Kepala Bakamla RI diakhiri dengan menyampaikan unsur sinergitas dan keterpaduan untuk menyongsong poros maritim dunia. Sinergitas harus terjalin antara unsur darat, laut dan udara dalam pengamanan maritim Indonesia yang berlandaskan keamanan, keselamatan dan perlindungan sumber daya laut.(bkl/bh/yun)



 
Berita Terkait Bakamla RI
 
Bakamla RI Amankan Kapal CS Nusantara Explorer, Aset Sitaan Ditjen Pajak
 
Komisi I Soroti Polemik Masuknya Kapal Asing ke Wilayah Indonesia
 
Bakamla RI Usir Kapal Coast Guard China di Laut Natuna Utara
 
Tiga Jabatan Strategis di Lingkungan Bakamla RI
 
Bakamla RI Amankan 19 Pekerja Migran Indonesia Ilegal di Perairan Tanjung Sauh Batam
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]