Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Gas Elpiji
Kenaikan Harga Elpiji 12 Kg Tak Berimbas ke BBG
Thursday 09 Jan 2014 16:41:24

Gas Elpiji 12 Kg.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pengamat perminyakan menilai kenaikan elpiji tidak akan mempengaruhi kenaikan harga bahan bakar gas (BBG) kendaraan bermotor. Pasalnya, kedua bahan bakar gas tersebut berbeda.

"Meskipun sama-sama gas, namun kenaikan elpiji tidak akan mempengaruhi BBG kendaraan bermotor," kata Kurtubi dalam siaran persnya, Kamis (9/1).

Ia mengatakan masih banyak masyarakat yang belum mengerti perbedaan kedua bahan bakar gas tersebut, sehingga menimbulkan persepsi yang salah di masyarakat.

"Gas elpiji itu merupakan pembunyian dari liquefied petroleum gas, sedangkan BBG kendaraan bermotor menggunakan LNG adalah liquefied natural gas. Sedangkan bahasanya saja sudah berbeda,” jelasnya.

LPG (gas petrol), lanjutnya, didapat dari gas hasil olahan minyak bumi, yang ketersediaannya makin minim. LPG berasal dari gas C3 atau propana dan C4 atau Butana. "Elpiji akan semakin mahal karena inefisiensi Pertamina, selain minyak bumi juga semakin langka," jelasnya.

LNG berasal dari gas C1 Metana dan C2 Etana yang dicairkan. Untuk produksi LNG di dalam negeri masih melimpah, selain masih banyak inovasi yang bisa diciptakan untuk membuat BBG, antara lain biogas.

"Masyarakat tidak usah khawatir, kita tetap harus mendorong pemerintah untuk segera melaksanakan konversi BBM ke BBG," tuturnya.

Sebelumnya, akibat naiknya harga elpiji menyebabkan kekhawatiran masyarakat tarif transportasi berbahan bakar gas juga akan menyertai. PT Pertamina pada Senin (6/1) telah merevisi harga elpiji 12 kg dari semulai naik Rp3.500 per kg menjadi Rp1.000 per kg. Dengan demikian, harga per tabung elpiji 12 kg mulai pukul 00.00, Selasa (7/1) menjadi Rp 91.600 per tabung.(ipb/bhc/rby)


 
Berita Terkait Gas Elpiji
 
Polisi Bongkar Praktik Suntik Gas Elpiji Subsidi ke Non-subsidi di Depok dan Tangerang Selatan
 
Gaskita Pintar Siap Layani 154.000 Jargas Rumah Tangga di DKI Jakarta
 
Pemerintah Tak Pernah Miliki Rencana Gas Elpiji Subsidi Tepat Sasaran
 
Tekan Kerugian, Pertamina Sesuaikan Harga Jual Elpiji 12 kg
 
Inilah Ciri-ciri Tabung Gas Palsu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]