Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Beras
Kementerian Pertanian Optimistis Produksi Beras 2013 Naik 6%
Saturday 15 Dec 2012 09:40:38

Padi.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Pertanian optimistis mampu meningkatkan produksi padi sekitar 6% pada 2013 atau menjadi sekitar 74 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).

Menteri Pertanian Suswono mengatakan realiasi produksi padi tahun ini berdasarkan angka ramalan Badan Pusat Statistik bisa naik 4,87% bahkan mendekati 5% dibandingkan produksi tahun lalu yang tercatat 65,76 juta ton.

"Dengan kenaikan hampir 5% itu, produksi padi tahun ini bisa mencapai 69 juta ton GKG," katanya di Istana Presiden, Jumat (14/12), seperti yang dikutip dari bisnis.com, pada Jum'at (14/12).

Tahun depan, pihaknya berharap ada kenaikan 6% dan untuk mengejar surplus. "Berarti ini sekitar 74 juta ton untuk Gabah Kering Giling (GKG). Kita harapkan mudah-mudah tercapai," ujarnya.

Suswono meyakini target produksi padi tahun ini bisa tercapai jika melihat beberapa indikator pasokan beras ke pasaran stabil.

Salah satunya, pasokan beras ke Pasar Induk Beras Cipinang yang stabil antara 2.500 ton-2.800 ton per hari.

Pasokan beras ke Cipinang ini masih lebih tinggi dibandingkan permintaan pasar yang rata-rata 2.000 ton sehingga bisa diasumsikan jika produksi padi di lapangan meningkat.

"Kalau kita lihat indikator dari Cipinang sekarang suplai lebih besar dari pada yang keluar," tambahnya.(ra/bsn/bhc/opn)


 
Berita Terkait Beras
 
Pemerintah Siap Tambah Impor Beras 1,6 Juta Ton, Total Jadi 3,6 Juta Ton
 
Harga Beras Naik 'Tertinggi dalam Sejarah' - 'Ini Sangat Tidak Masuk Akal karena Kita Negara Agraris'
 
Beras Langka Jelang Ramadhan, Legislator Ingatkan Pemerintah
 
Pemerintah Potensi Impor 5 Juta Ton Beras, Komisi IV Soroti Tajam Keberpihakan Terhadap Nasib Petani
 
Polemik Data Beras, Komunikasi Publik Antar 'Stakeholder' Pemerintah Harus Terbangun Baik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]