Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Kemenkeu
Kementerian Keuangan Pantau Realisasi Subsidi BBM
Wednesday 27 Feb 2013 16:07:19

Gedung Kementerian Keuangan.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus memantau realisasi subsidi yang dialokasikan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanjan Negara (APBN) 2013, khususnya terkait dengan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Kepala Pusat Kebijakan APBN Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Rofiyanto Kurniawan berharap, kuota sebesar 46 Juta kilo liter dapat direalisasikan sesuai target. Sehingga tidak memberikan tekanan bagi ketahanan APBN tahun ini.

"Dari segi itu paling tidak volumenya tetap bisa dijaga. Targetnya kan 46 juta kilo liter, kalau lebih ya jangan banyak-banyaklah. Jangan sampai 50 juta kilo liter," kata Rofiyanto di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (26/2).

Menurut Rofiyanto, pihaknya terus melakukan konsolidasi di tingkat internal pemerintah. Konsolidasi tersebut dilakukan guna memastikan agar target tersebut tidak terlampaui pada akhir tahun nanti.

Ia menjelaskan, saat ini pembengkakan subsidi BBM yang terjadi masih bisa disiasati oleh pemerintah. Namun ke depannya harus ada langkah kongkret khususnya dari otoritas terkait untuk dapat lebih menjaga kuota yang telah ditetapkan pemerintah.

"Pembengkakan subsidi sudah kita hitung. Cuma kan untuk menutup itu kita masih lihat apa saja pendapatan dan belanja yang bisa kita saving," tuturnya.(kmn/wid/es/skb/bhc/rby)


 
Berita Terkait Kemenkeu
 
• PPATK Harus Ungkap Transaksi Mencurigakan di DJP dan Kemenkeu
 
• Terlambatnya Transfer Daerah, BKD Sarankan DPRD Oku Timur Datang Ke Kementerian Keuangan
 
• Kemenkeu Terbitkan ORI 013 sebesar Rp19,691 Triliun
 
• Sri Mulyani: Tren Kesenjangan di Indonesia Memburuk
 
• Inilah Organisasi Baru Kementerian Keuangan Sesuai Perpres No. 28 Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]