Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Kemenkumham
Kemenkumham Copot Kepala Rutan Salemba
Friday 18 Nov 2011 19:30:36

Rutan Salemba (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) telah mencopot Kepala Rutan Salemba Slamet Prihantara. Ia dipindatugaskan menjadi Kepala Lembaga Pemasyarakatan Bekasi, Jawa Barat. Posisi Slamet digantikan Thurman Saud Marojahan Hutapea yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Rutan Klas I Medan, Sumatera Utara.

"Itu mutasi biasa. Surat keputusan kolektifnya sudah ada sejak Oktober 2011 lalu. Jadi, bukan hanya Pak Slamet yang mutasi, sejumlah pejabat eselon lainnya juga dirotasi dan mutasi," kata Dirjen Pemasyarakatan, Kemenkumham, Sihabudin di Jakarta, Jumat (18/11).

Ia pun membantah bahwa pergantian ini terkait dengan adanya video sel mewah yang diunggah mantan narapidana bernama Syaripudin S Pane. Menurutnya Surat Keputusan (SK) pergantian Karutan Salemba telah diteken pada 10 Oktober 2011 lalu. "Ini rotasi biasa, karena Kepala Rutan sebelumnya telah dipromosikan dari eselon III A, tidak ada kaitannya dengan video tersebut," ujar Sihabudin.

Menurut Sihabudin, pelantikan Karutan Salemba dilakukan pagi tadi bersamaan dengan pelantikan pejabat Struktural eselon II, III, IV di lingkungan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta. Karutan baru Salemba diharapkan dapat meningkatkan pengawasan yang lebih baik terhadap 3.000 warga binaan yang menhuni rutan tersebut.

Ia mengakui, kurangnya personel petugas rutan mempengaruhi kinerja pengawasan di Rutan Salemba. Pasalnya, dengan kapasitas penghuni sebegitu banyaknya, rutan hanya memiliki sekitar 30 petugas. Untuk itu, pihaknya akan melkaukan pemasangan kamera CCTV yang langsung tersambung ke monitor pengawasan. “Kami harapkan kinerjanya lebih baik," ujar Sihabudin.

Rutan Salemba menjadi sorotan menyusul video suasana rutan yang diambil Syarifudin S Pane. Video itu menampilkan kemewahan hidup di bui, seperti ruang-ruang khusus tawanan yang dipatok Rp 30 juta dan lainnya. Video ini diambil pada 2008 dan sempat menggunggah 27 penggalan atau slot rekaman video di Rutan Salemba.(dbs/spr)


 
Berita Terkait Kemenkumham
 
• Menkum HAM RI Dr. Andi Agtas Silaturahmi di Kota Palu, Hadir Advokat Rakyat Agus Salim
 
• Menkumham Yasonna Laoly Tekankan Pentingnya Literasi Keagamaan Lintas Budaya
 
• Indonesia dan Belanda Kerjasama Perangi Kejahatan Transnasional
 
• Ditjen Imigrasi Kemenkumham Perketat Sistem Penerbitan Paspor demi Cegah TPPO dan Calon PMI Non-prosedural
 
• Legislator Pertanyakan Penunjukan Dirut PT Krakatau Steel Jadi Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]