Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Djoko Suyanto
Kemenko Polhukam Jelaskan Kasus Sampang
Monday 27 Aug 2012 10:08:04

Lokasi Kejadian di kampung Nakernang desa. Karang Gayam, Omben, Sampang, Madura (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) membenarkan terjadinya kerusuhan di Kabupaten Sampang, Madura, Jatim, Minggu (26/8) pukul 11.00 WIB. Korban yang meninggal dalam peristiwa itu 1 (satu) orang, bukan 4 (empat) atau 2 (dua) orang sebagaimana diberitakan sejumlah media.

Deputi V Menko Polhukam Irjen Pol Bambang Suparno di Jakarta, Minggu (26/8) petang mengungkapkan, peristiwa kerusuhan itu tepatnya terjadi di Kampung Nakernang, Desa Karang Gayam Omben.

"Telah terjadi pengrusakan dan pembakaran rumah milik Ibu Kyai Tajul yg dilakukan oleh massa kurang lebih 1000 orang . Massa datang dengan membawa senjata tajam," katanya.

Keterangan yang diperoleh sementara, menurut Irjen Pol Bambang Suparnon peristiwa ini bermula dari sekelompok orang dari kelompok Tajul berniat ke Malang dalam rangka silahturahim. Namun isu yang berkembang dikira kelompok ini akan ke Pasuruan mendatangi Imam Syiah yang di Pasuruan. "Inilah yang menimbulkan kemarahan dari pihak Syuni dan menyerang membakar rumah kelompok Syiah," jelas Bambang.

Kerugian akibat kerusuhan di Sampang itu, dari sisi personel Kapolsek luka di kepala akibat lemparan batu, 1 orang meninggal dunia, dan 5 orang luka-luka. Sementara dari sisi material sebanyak 5 (lima) rumah dibakar massa.

Saat ini Tim dari Polres Sampang, bersama Brimob dan Polda Jatim sedang menelusuri tkp/hutan untuk mencari dan melacak korban dan pelaku. Selain itu, di lokasi aparat keamanan telah diperkuat oleh Brimob 160 orang, 2 SSK Yon 500/R dan anggota Kodim Sampang.(iml/es/skb/bhc/sya)


 
Berita Terkait Djoko Suyanto
 
• Pilih Patuh, Pemerintah Serahkan Masyarakat Menilai Putusan MK
 
• Menko Polhukam Sesalkan Sikap Anas
 
• Terkait Pembukaan Kantor Pusat Free West Papua, Kemenlu Akan Panggil Dubes Inggris
 
• Tindak Tegas Pelaku, Tapi Tidak Ada Peningkatan Status di Papua
 
• Menko Polhukam: Azas Kebhinekaan Alat Pemersatu Pembangunan Bangsa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]