Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Kemenhub
Kemenhub Akan Merampungkan 91 Pelabuhan Baru
Friday 14 Dec 2012 16:55:07

Ilustrasi, Pelabuhan Tanjung Priok.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Perhubungan akan merampungkan pembangunan 91 pelabuhan kecil dan direncanakan pada tahun depan akan beroperasi.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan pembangunan 91 pelabuhan kecil itu menelan biaya sebesar Rp 500 miliar.

“Itu meneruskan pembangunan (pelabuhan), biaya pembangunan kurang lebih setengah triliun,” ujarnya di Jakarta hari ini, Jumat (14/12).

Bambang mengungkapkan, pada 2014 Kemenhub juga akan membangun 70 pelabuhan baru.
“Kalau yang itu (70 pelabuhan) kisaran biaya pembangunan hampir sama,” katanya.

Menurutnya Kemenhub juga sedang mengkaji pembangunan bandara dan pelabuhan alternatif untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Pembangunan bandara baru tuturnya untuk mengurangi kepadatan di Bandara Soekarno Hatta.

Banyak perkiraan, imbuhnya pada tahun 2016 akan terjadi kepadatan di Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kita membangun pelabuhan Cilamaya. Cilamaya untuk menopang kegiatan industri seperti Samsung dan Unilever,” katanya, seperti yang dikutip dari bisnis.com, pada Jum'at (14/12).

Kemenhub juga akan membangun kargo area untuk logsitik di Cikarang. Dan pada ssat ini tuturnya, sudah ada kargo logsitik yang disebut dry port yang berada di Cikarang untuk menumpuk kargo dari kawasan industri.

“pembangunan Kargo area logistik nanti akan mengikuti pelabuhan Cilamaya dan Bandara nanti,” ujarnya.(sut/bsn/bhc/opn)


 
Berita Terkait Kemenhub
 
OTT Uang Miliaran di 33 Tas, KPK Tetapkan Dirjen Hubla Kemenhub Jadi Tersangka
 
Antisipasi Buku Pelaut Palsu, Syahbandar Samarinda Cek Rutin Keluar Masuk Kapal
 
Polisi Tangkap Pembuat Dokumen Palsu Buku Pelaut
 
Tiga Oknum PNS Kemenhub Resmi Jadi Tersangka OTT Pungli
 
Kapolri Lakukan OTT Pungli di Kemenhub
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]