Ketua Panitia Hari Film Nasional" /> BeritaHUKUM.com - Kemendikbud Kampanyekan: 'Ayo Nonton Film Indonesia'

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Film
Kemendikbud Kampanyekan: 'Ayo Nonton Film Indonesia'
Friday 13 Mar 2015 05:02:08

Dirjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Kacung Marijan, Ph.D (kedua dari kiri) dan Ketua Panitia Hari Film Nasional 2015, Lance Mengong saat menggelar konferensi Pers di Jakarta.(Foto: BH/yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - Insan perfilman indonesia akan merayakan peringatan Hari Film Nasional ke-65 pada tanggal 30 Maret mendatang dengan kampanye "Ayo! Film Indonesia", sebuah ajakan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat. Terhadap film-film produksi anak bangsa.

Ketua Panitia Hari Film Nasional 2015, Lance Mengong, mengatakan bahwa hari film nasional 2015 dijadikan awal gerakan yang berkelanjutan melalui program-program yang strategis dan direncanakan dengan matang sesuai pemetaan situasi perfilman Indonesia saat ini.

"Selama satu tahun kedepan, kami akan melakukan kampanye Ayo! Film Indonesia secara terus menerus dan terencana melalui gerakan AYO! NONTON Film Indonesia, AYO! STOP Pembajakan Film Indonesia, AYO! MAJU Film Indonesia, AYO! RAWAT Film Indonesia."

Dirjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Kacung Marijan, Ph.D, menyambut baik gerakan ini dan menyatakan komitmen pemerintah untuk membantu para penggiat film, untuk menjalankan program-program secara transparan.

Joko Anwar, salah seorang tokoh perfilman di Indonesia menuturkan harapannya, Agar pemerintah berusaha sungguh-sungguh meninjau dan membenahi peraturan perundang-undangan dan kebijakan penunjang inddustri perfilman untuk mempercepat pertumbuhan positif perfilman Indonesia, baik dari segi kualitas maupun dari segi kuantitas.

"Semua pemangku kepentingan harus bersinergi kalau mau perfilman nasional maju. Tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Harus mengadakan kegiatan yang sifatnya problem-solving. Dan harus transparan."

Acara puncak Hari Film Nasional rencananya akan nonton bareng Film Pemenang FFI 2014 Beta Maluku (Cahaya Dari Timur) yang diselelenggarakan di Istana Negara Jakarta pada tanggal 30 Maret 2015, dan dihadiri langsung oleh presiden Joko Widodo, yang sekaligus hari itu akan dicanangkan sebagai Hari Film Nasional.(bhc/yun)


 
Berita Terkait Film
 
Hayya 2: Dream, Hope & Reality, Film tentang Isu Kemanusiaan dan Kesehatan Mental
 
Sinopsis Film Cita-citaku Setinggi Balon Karya LSBO PP Muhamadiyah Bersama NA, Malvocs, dan Mixpro
 
Hiburan Jelang Lebaran, Nonton Bareng Film Jejak Langkah Dua Ulama
 
Saksikan Gala Premiere Sisterlillah, Presiden PKS: Ini Kado Istimewa bagi Insan Film
 
'Rekah' Film Karya Anak Muhammadiyah yang Jadi Juara Kompetisi Film Nasional
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]