Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Kim Kardashian
Keluarga Kim Kardashian Pekerjakan Buruh Murah
Thursday 22 Dec 2011 22:40:38

Kim Kardashian (Foto: Aceshowbiz.com)
FASHION tidak selalu glamour. Tengoklah koleksi busana bermerk yang dipajang berjajar di etalase toko dan pikirkan dari mana asalnya?

Majalah Star memberitakan, koleksi busana rancangan Kardashian bersaudara ternyata berasal dari sebuah pabrik di Cina yang mempekerjakan buruh dengan upah di bawah rata-rata. Para pekerja di pabrik yang berlokasi di Guangdong itu, harus bekerja selama 84 jam per minggu dengan kondisi pabrik yang tak ubahnya seperti penjara.

Charles Kernaghan, executive director dari Institute for Global Labour and Human Rights menyebutkan, para pekerja dipaksa untuk bekerja dalam suhu 38 derajat Celsius di musim panas dengan gaji 15 dolar AS (sekitar Rp 135.000) per bulan.

“Mereka juga tidak boleh berbicara selama jam kerja, tidak boleh mendengarkan musik, tidak boleh berdiri hanya untuk sekedar merenggangkan badan. Mereka bahkan tidak mengangkat kepala, atau mereka akan diteriaki oleh pengawasnya,” ungkap Kernaghan seperti dikutip Daily Mail, Rabu (21/12).

Kernaghan menambahkan, para pekerja hanya diberi waktu 4 menit itu, jika ingin pergi ke toilet. Beberapa pekerja bahkan tidak boleh pergi ke toilet sama sekali. Global Labour and Human Rights menyarankan keluarga Kardashian untuk menghentikan produksi mereka di Cina dan beralih menggunakan buruh AS.

Beberapa fashion line keluaran keluarga Kardashian yang menggunakan tenaga buruh Guangdong, di antaranya K-Dash by Kardashian, Kris Jenner Kollection, dan ShoeDazzle yang berada di bawah pimpinan Kim Kardashian selaku chief fashion stylist.(tbc/sya)


 
Berita Terkait Kim Kardashian
 
Kim Kardashian dan Kanye West Jalan Bareng di Tengah Proses Cerai
 
Polisi Selidiki 4 Tersangka Perampokan Kim Kardashian
 
Tak Tahan Lagi Hidup dengan Kanye West, Kim Kardashian Siap Gugat Cerai
 
Kim Kardashian Dirampok di Paris, Perhiasan Jutaan Dolar Lenyap
 
Kim Kardashian dan Kanye West 'akan Menikah di Florence'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]