Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Buku
Kelly Clarkson Bantah 'Gosip' di Buku Clive Davis
Friday 22 Feb 2013 14:24:39

Kelly Clarkson.(Foto: Ist)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Kelly Clarkson menuduh seorang eksekutif musik menyebarkan gosip palsu tentang dirinya di sebuah buku otobiografi, Jum'at (22/2).

Clive Davis (80), yang mengontrak Clarkson ke perusahaan rekaman RCA, membahas hubungan mereka yang kurang bersahabat di buku barunya.

Clarkson mengatakan klaim bahwa ia "menangis histeris" di kantor Davis tidak benar.

Dalam sebuah post di blognya hari Selasa ia juga membela penulisan lagunya, setelah Davis mengatakan Clarkson berjuang untuk menulis lagu pop "hit."

Menanggapi komentar Clarkson, Davis mengatakan, "Saya sangat menyesal bahwa ia memutuskan untuk mempermasalahkan apa yang saya tahu sebagai gambaran akurat akan kebersamaan kami," ujarnya.

'Gangguan ingatan'

Clarkson menulis, "Jadi saya dengar Clive Davis merilis sebuah memoar dan menyebarkan informasi palsu tentang saya dan musik saya. Saya menolak untuk di-bully dan saya harus menjernihkan gangguan ingatannya".

"Pertama, ia bilang saya menangis 'histeris' di kantornya ketika ia menuntut Since U Been Gone dimasukkan ke album saya. Tidak benar sama sekali.

"Saya memang ingin ada tambahan gitar ke demo asli dan Clive tidak setuju. Saya tetap bersikeras dan saya tidak bisa lebih bangga akan lagu itu. Saya menolak upayanya untuk melemahkan lagu itu.

Clarkson dikontrak setelah ia menjuarai musim pertama American Idol pada 2002.

Perbedaan kreatif

Namun di blognya, Clarkson mengatakan bahwa Davis membuatnya menangis setelah ia mengkritik lagunya Because of You, yang menjadi salah satu hit terbesarnya.

"Hal ini sangat menyedihkan datang dari seseorang yang saya, sewaktu masih remaja, anggap sebagai pahlawan musik dan merasa sangat terhormat bisa bekerja sama dengannya," katanya.

"Menjadi dewasa sangat luar biasa karena anda belajar bahwa anda tidak perlu takut pada siapa pun, bahkan Clive Davis," tambahnya.

Dalam sebuah pernyataan online, Davis mengatakan, "Sebelum buku itu diterbitkan, saya memeriksa setiap fakta dengan lima individu independen yang hadir setiap hari selama peristiwa itu terjadi," pungkas Davis.

"Bab itu ditulis dan diverifikasi oleh setiap individu itu.

"Saya tetap konsisten dengan isi bab seperti yang tertulis di buku saya. Pada saat yang sama, saya mendoakan dan akan selalu mendoakan, bakat dan karir Kelly akan terus melambung tinggi."

Pada 2007, Kelly Clarkson mengungkapkan bahwa ia tidak lagi bekerja dengan Davis karena perbedaan kreatif mengenai album barunya. Namun ia kemudian meminta maaf atas pertengkaran itu dan menyebutnya "Salah satu pria paling hebat dalam industri rekaman."

Buku Davis juga menceritakan detail ketika ia bekerja dengan Whitney Houston dan Bruce Springsteen.

Sepanjang karirnya, sang produser telah memenangi empat penghargaan Grammy untuk debut Jennifer Hudson pada 2009, Breakaway Kelly Clarkson dan dua penghargaan untuk album Supernatural Santana pada 2000.(bbc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Buku
 
Ahmad Basarah Nilai Buku 'Catatan Merah' Karya Guntur Soekarno Penting Dibaca Generasi Milenial
 
Fahri Hamzah Luncurkan Buku 'Arah Baru Kebijakan Kesejahteraan Indonesia'
 
Kata-Kata Harus jadi Instrumen Politisi
 
Fadli Zon Luncurkan Buku 'Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy'
 
Ma'rufnomics: Pemikiran KH Ma'ruf Amin tentang Ekonomi Baru Indonesia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]